Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen Gelar Sembahyang Rebutan, 4 Ton Sembako Dibagikan untuk Warga
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 6 Sep 2025
- visibility 942
- comment 0 komentar

Wabup Zaeni Miftah menyimak penjelasan dari mantan Ketua Yayasan Kelenteng, Sugeng Budiawan dan putranya Santoso Budiawan tentang ritual sembahyang rebutan. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen menggelar sembahyang rebutan untuk menghormati arwah leluhur, Sabtu 6 September 2025. Acara tahunan yang jatuh pada tanggal 15 bulan ketujuh penanggalan Tionghoa ini tidak hanya diisi dengan ritual doa tetapi juga kegiatan sosial berupa pembagian sembako.
Ketua Yayasan Kelenteng Kong Hwie Kiong, Henki Halim, menjelaskan bahwa pada ritual ini gerbang neraka dipercaya terbuka, sehingga roh-roh yang terlantar dan kelaparan berkeliaran di dunia manusia.

Wabup Zaeni Miftah didampingi Dandim Letkol Arm Purba Sudibyo, Ketua Yayasan Kelenteng Kong Hwie Kiong Henki Halim, pengusaha Sugeng Budiawan, dan putranya Santoso Budiawan sebelum membagikan paket sembako ke warga. (Foto: Hari)
“Tujuan utama sembahyang rebutan ini adalah untuk memberi makan roh-roh yang kelaparan, mencari berkah, dan menghormati leluhur,” jelas Henki.
Dalam acara ini, kelenteng membagikan total 1.300 paket sembako atau setara 4 ton. Bantuan ini didistribusikan kepada warga di sekitar 27 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Kebumen.
Henki menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata dari pesan utama kelenteng, yaitu ajakan untuk selalu berbagi kepada sesama.
Pesan serupa juga disampaikan oleh sesepuh Paguyuban Sedulur Kebumen yang juga mantan Ketua Yayasan Kelenteng, Sugeng Budiawan.
Ia menegaskan pentingnya menghormati arwah leluhur dan mereka yang telah mendahului, bahkan jika tidak terurus oleh keluarga atau memiliki keyakinan berbeda.
“Kita harus mengurus dan mendoakan mereka,” tutur Sugeng didampingi putranya, Santoso Budiawan.
Di kesempatan ini, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah didampingi Dandim 0709 Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo turut hadir di lokasi dan memantau langsung pembagian sembako. Dalam sambutannya, Wabup Zaeni Miftah berpesan agar warga yang mengantre tetap tertib dan disiplin.
“Semua pasti kebagian. Semoga bantuan ini bermanfaat. Terima kasih kepada pengurus Kelenteng Kong Hwie Kiong,” ujar Zaeni.
Di sela-sela acara, Wabup Zaeni juga mendapatkan penjelasan dari Sugeng Budiawan mengenai uang kertas ritual yang dibakar dalam sembahyang.
Menurut kepercayaan, uang kertas itu dipersembahkan agar arwah leluhur dapat kembali ke alamnya.
“Uang ini nanti dibakar. Menurut kepercayaannya, uang ini untuk arwah leluhur agar dapat kembali ke alamnya,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar