Zaini Miftah Sebut Debat Tak Penting, Dawamudin Masdar: Itu Melecehkan SDM Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 3 Nov 2024
- visibility 1.626
- comment 0 komentar

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kebumen nomor urut 01 saat mengikuti debat terbuka. (Foto: Istimewa)
“Di mana-mana yang namanya calon pemimpin baik itu presiden, gubernur, bupati wali kota punya visi misi. Harus bisa menjabarkan itu dalam forum debat, programnya apa? Biar masyarakat tahu Kabupaten ini mau dibawa kemana lima tahun ke depan. Ibarat kata jangan sampai kita beli kucing dalam karung, yang tidak tahu apa-apa,” terangnya.
Pilih Calon Pemimpin Berintegritas
Jika demikian, maka masyarakatlah nanti yang akan dirugikan. Sebab salah memilih calon pemimpin. Misalnya memilih karena faktor uang, bukan karena faktor integritas, rekam jejak atau program kerja yang sudah dijalankan.
“Jadi saya imbau kepada masyarakat untuk bisa memilih calon pemimpin yang punya integritas, dan rekam jejak yang baik,” tandasnya.
“Jangan sampai karena uang Rp100 ribu dalam satu malam, Kebumen lima tahun ke depan justru mengalami kemunduran,” tambahnya.
Baca Juga: Jelang Debat antar Paslon, Tim Perumus Himpun Pertanyaan dari Masyarakat
Sebelumnya Zaini dalam video yang beredar mengatakan, bahwa debat tidak masalah dan tidak penting, begitu juga soal visi-misi. Namun yang terpenting bagi dia adalah komitmennya kepada masyarakat Kebumen.
“Itu yang penting, debat nggak penting. Yang penting isi dan ngisi. Bukan visi dan misi. Tapi isi dan ngisi. Bagaimana caranya kita mengisi Kebumen. Itu yang lebih penting. Diiseni,” katanya.








Saat ini belum ada komentar