Remaja 16 Tahun Terpeleset ke Kawah Gunung Slamet, Operasi SAR Gabungan Diterjunkan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 19 Agu 2026
- visibility 153
- comment 0 komentar

TEGAL (KebumenUpdate.com) — Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengerahkan satu tim rescue untuk membantu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang pendaki yang dilaporkan terjatuh ke dalam kawah Gunung Slamet, Selasa 18 Agustus 2026.
Kejadian bermula ketika korban yang diketahui bernama M. Fachri Maulana (16), seorang anggota rombongan pendakian dengan metode tektok, melakukan pendakian melalui jalur Basecamp Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.
Berdasarkan laporan yang diterima, insiden terjadi saat korban berada di sekitar area kawah Gunung Slamet. Korban diduga terlalu dekat dengan bibir kawah hingga terpeleset dan terjatuh ke dalam. Salah satu rekan korban segera melaporkan kejadian tersebut via radio komunikasi (HT) kepada petugas Basecamp Pendakian Gunung Slamet Sawangan.
Menindaklanjuti permintaan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap langsung bergerak menurunkan tim penyelamat. Tim rescue ini berstatus BKO dan berada di bawah kendali Mission Coordinator (SMC) Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung melakukan asesmen cepat, berkoordinasi lintas unsur, serta mempersiapkan peralatan evakuasi vertikal. Mengingat lokasi korban berada di area kawah dengan kontur medan yang terjal dan berisiko tinggi, proses evakuasi membutuhkan keahlian khusus serta perangkat keselamatan yang memadai.
Hingga Selasa (18/8) pukul 10.00 WIB, proses penanganan dan evakuasi masih berlangsung di lapangan. Kondisi pasti korban belum dapat dipastikan, sehingga fokus utama Tim SAR Gabungan saat ini adalah memaksimalkan upaya penyelamatan dengan tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel yang bertugas.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap berkomitmen untuk terus mendukung penuh jalannya operasi SAR ini bersama seluruh unsur gabungan. Perkembangan lebih lanjut mengenai operasi penyelamatan ini akan disampaikan secara berkala sesuai dengan hasil asesmen di lapangan. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar