Polda Jateng Targetkan 1,3 Juta Vaksin Melalui Vaksinasi Merdeka Candi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 4 Agu 2021
- visibility 2.315
- comment 0 komentar

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. (Foto: Istimewa)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi resmi membuka dan menggelar Vaksinasi Merdeka Candi secara serentak. Vaksinasi itu menargetkan 1.348.000 vaksin, dengan masing masing Polres minimal 4.000 vaksin per hari. Vaksinasi ini sebagai hadiah di hari kemerdekaan Indonesia (RI) 17 Agustus 2021.
Gerakan Vaksin Merdeka Candi ini di wilayah Jawa Tengah ini rencananya bakal hadir Kapolri dan Panglima TNI dalam rangka kick off Vaksinasi Merdeka Candi. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Polda Jateng, Pemprov Jateng, Pangdam IV Diponegoro, Satgas Covid-19, ikatan dokter, mahasiswa, Jasa Raharja, akademisi, beserta relawan. Acara mulai tanggal 5 -17 Agustus dengan target 4.000 vaksin perhari.
Gerakan vaksinasi ini menyasar komunitas, ormas, mahasiswa, buruh, suporter sepak bola, pelajar, ojek online, pesantren, disabilitas dan karyawan. Acara tersebut akan dibuka oleh Kapolri secara Virtual dari Semarang. Sedangkan untuk Polres jajaran, akan mengikuti secara virtual dari lokasi vaksin yang telah ditentukan masing masing.
Baca Juga: Kapolda Jateng Minta Warga Manfaatkan Vaksinasi Massal Agar Tercipta Herd Immunity
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengapresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah memiliki semangat bersama untuk mempercepat target pemerintah terkait pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.
“Vaksinasi Merdeka Candi ini merupakan strategi vaksinasi untuk merayakan Hari Kemerdekaan kita 17 Agustus.Tadi targetnya per hari 4.000 vaksin. Pada tanggal 17 Agustus, vaksinasi untuk mencapai dosis pertama diikuti dosis kedua tercapai. Tentunya ini menjadi semangat yang dalam kesempatan ini saya apresiasi,” kata Kapolda.
Percepatan Vaksinasi
Dia berharap strategi percepatan vaksinasi massal terlaksana di seluruh wilayah Jawa Tengah terutama di wilayah Aglomerasi yang saling memengaruhi.
“Kami sangat berharap sekali dapat muncul dan bergelora di seluruh wilayah lain selain daerah Jawa tengah. Namun, saya sangat apresiasi Jawa Tengah, dalam hal ini khususnya jajaran Polda Jateng sebagai inisiatornya,” ucap Kapolda seraya mengungkapkan, bahwa strategi percepatan vaksinasi harus menyentuh lapisan masyarakat sampai tingkat RT/RW.







Saat ini belum ada komentar