Breaking News
light_mode
Beranda » News » Oknum Kades di Kebumen Jual Tanah Desa Hingga Ratusan Juta? Cek Faktanya

Oknum Kades di Kebumen Jual Tanah Desa Hingga Ratusan Juta? Cek Faktanya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
  • visibility 3.775
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

“Transaksi jual beli sudah dilakukan sama salah seorang juragan genteng asal Dukuh Jimbun. Nilainya kurang lebih Rp 300 juta,” lanjutnya.

Warga Merasa Tidak Pernah Diajak Rembugan

Beberapa warga membenarkan bahwa NB telah menjual tanah milik desa tanpa ada rembug dengan warga. Bahkan, hasil dari penjualan tanah tersebut masuk ke kantong pribadi oknum kades tersebut.

“Warga gak pernah diajak rembugan soal jual beli tanah ini, Mas. Duitnya buat apa juga warga gak tau, kami minta kades terbuka soal penjualan tanah,” saut Miftah warga Dukuh Gemiwang.

Keterangan sama disampaikan mantan kades Tamrin Ujianedi (54). Saat dirinya menjabat sebagai kepala desa pada tahun 2014 banyak warga yang meminta dirinya untuk normalisasi area persawahan karena posisi sawah yang tinggi membuat air susah masuk ke sawah.

“Banyak dari warga saya suruh garap sawah gak mau mas, karena sawah tinggi airnya susah jadi meminta saya untuk ngeduk tanah normalisasi,” terang Tamrin saat ditemui di rumahnya, Kamis 23 Februari 2023.

Atas permintaan tersebut Tamrin yang kala itu baru menjabat sebagai kades akhirnya melangkah ke dinas pertanian dan Bupati Kebumen yang saat itu dijawat H Buyar Winarso.

Baca Juga: ADD Sejumlah Desa di Kebumen Alami Penurunan, Karena Apa?

“Saya kemudian melangkah ke Dinas Pertanian, Kecamatan, Polres, dan Bupati Kebumen (Buyar), lha kok malah didemo suruh berhenti, Mas,” ucapnya.

Lebih lanjut Tamrin mengatakan bahwa pembangunan JUT yang dimaksudkan Kades sekarang belum dibutuhkan sekali. Menurutnya lebih urgent adalah renovasi pembangunan balai desa.

“Jaman dulu 100 ubin dibayar Rp 5 juta, baru berjalan kurang lebih 50 ubin sudah didemo dan dihentikan. Yang demo saya dulu sekarang menjabat sebagai LKMD Giwangretno,” tandasnya.

Kades Bantah Tuduhan, Hanya Salah Paham

Sementara it , saat ditemui di kantor desa NB membantah kabar tersebut. Dirinya bahkan mengatakan ini merupakan tuduhan yang tak bertanggungjawab. Terlebih dikabarkan dirinya telah menjual aset tanah milik desa untuk memperkaya diri sendiri.

“Ini ngawur mas, tuduhan yang sangat tak bertanggungjawab,” ucapnya kesal.

Menurutnya telah terjadi kesalahpahaman. Dirinya mengakui telah menjual tanah bengkok saat itu untuk kepentingan desa yaitu untuk normalisasi dan pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT).

“Saya itu jual tanah bengkok kades dan perangkat sekitar 3 bau mas, dapet duit Rp11.800.000. Duit itu untuk beli U-Ditch gorong-gorong untuk pembangunan jalan,” terangnya.

Baca Juga: Program RTLH Terus Digencarkan Pemerintah, 1.447 Unit Rumah Telah Diperbaiki Sepanjang 2022

NB memastikan proses jual beli tanah tersebut tak ada permasalahan hukum karena hasilnya dikembalikan untuk kepentingan warga yaitu berupa pembangunan jalan.

“Hasil jual tanah bengkok diperuntukan untuk beli yudit dan gorong-gorong untuk pembangunan JUT. Panjang 760 meter, lebar 3 meter, tinggi 1 meter. Bentuk masih berupa badan jalan,” ucapnya.

Diketahui, lokasi tanah bengkok desa berupa sawah seluas 7 bahu/bau telah dikeruk dan diambil tanahnya kurang lebih 3 bahu. Kini, tanah tersebut diduga telah dijual oknum kades untuk kepentingan pribadi.

Lebih lanjut NB yang didampingi oleh Ahmad Muzaki Kadus 3, Agus Sugeng selaku BPD dan Wiji Tauhid dari LKMD menjelaskan semua proses itu telah melalui musyawarah desa (Musdes) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Giwangretno. (wkn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambak Modern

    Resmikan Tambak Udang Modern di Kebumen, Jokowi: Bisa Dicopy di Daerah Lain

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.544
    • 0Komentar

    Setelah di Kebumen, sistem tambak udang berbasis kawasan juga akan direplikasi di Waingapu Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan total lahan seluas 1.800 hektare. Harapannya nantinya akan menjadi kawasan yang terintegrasi. “Ada tambak udangnya, ada industri pakannya, ada industri turunan dari udang yang dihasilkan,” ujar Jokowi yang sebelumnya meninjau panen raya di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, […]

  • Tokoh Ulama Nasional Hadiri Rihlah Alumni Ponpes Sarang di Sagara View of Karangbolong

    Tokoh Ulama Nasional Hadiri Rihlah Alumni Ponpes Sarang di Sagara View of Karangbolong

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 532
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Sarang, Rembang, yang tergabung dalam ikatan alumni asal Kebumen, menggelar kegiatan Rihlah dan Tadabbur Alam di Objek Wisata Sagara View of Karangbolong Kecamatan Buayan, Jumat 16 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat ibadah serta ketakwaan kepada Allah SWT. Hadir Bupati Kebumen […]

  • Ketua DPD Partai Golkar Kebumen Dra Hj Halimah Nurhayati MAP. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Aklamasi, Halimah Kembali Nahkodai Partai Golkar Kebumen

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.974
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dra Hj Halimah Nurhayati MAP menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kebumen periode 2020-2025. Halimah terpilih kembali secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kebumen di Meotel By Dafam Kebumen, Sabtu 25 Juli 2020. Dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Jateng Ferry Wawan Cahyono, Musda juga menerima […]

  • Kriteria Baru Warga Miskin Kebumen Ditetapkan: Luas Rumah hingga Frekuensi Makan Jadi Tolok Ukur

    Kriteria Baru Warga Miskin Kebumen Ditetapkan: Luas Rumah hingga Frekuensi Makan Jadi Tolok Ukur

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.296
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, telah resmi menandatangani Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 22 Tahun 2025 tentang Kriteria Penduduk Miskin di Kabupaten Kebumen. Penerbitan Perbup ini dilatarbelakangi oleh keinginan pemerintah daerah untuk memiliki standar yang lebih spesifik dan terukur dalam mengidentifikasi penduduk miskin, sehingga penanganan kemiskinan dapat lebih tepat sasaran dan efektif. Bupati Lilis […]

  • UNIMUGO

    UNIMUGO Wisuda 189 Lulusan, Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Raih Akreditasi “Baik Sekali”

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.071
    • 0Komentar

    UNIMUGO terus berbenah diri dengan mengembangkan berbagai aspek. Dalam bidang pembelajaran, UNIMUGO telah menerapkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome Based Education/OBE), metode pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), pembelajaran kolaboratif, keterlibatan dunia industri, serta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dari segi infrastruktur, UNIMUGO sedang membangun gedung perkuliahan empat lantai yang […]

  • Harga Beras Naik, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

    Harga Beras Naik, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.557
    • 0Komentar

    Kedua, kenaikan harga beras juga dipicu mundurnya musim tanam padi di Kabupaten Kebumen karena dampak El Nino. Dua kondisi tersebut yang dominan menyebabkan kenaikan harga beras. “Kondisi ini memengaruhi kenaikan harga beras pada umumnya termasuk di Kabupaten Kebumen, meskipun sesuai data Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang), untuk produksi beras di Kabupaten Kebumen selalu surplus setiap […]

expand_less