Laba Melonjak Lebih dari 100 Persen, PT Luk Ulo Farma Resmikan Cabang ke-6 di Ambal
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 186
- comment 0 komentar

AMBAL (KebumenUpdate.com) — PT Luk Ulo Farma terus memperkuat ekspansi bisnis dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kebumen. Hal tersebut ditandai dengan peresmian Grand Opening Apotek Luk Ulo Cabang ke-6 yang berlokasi di Jalan Daendels (seberang SMPN 1 Ambal) Kecamatan Ambal, Jumat 9 Oktober 2026.
Direktur PT Luk Ulo Farma, Suharyanto SFarm Apt, menyampaikan bahwa perusahaan daerah yang berdiri sejak tahun 1969 ini terus menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif. Salah satu pencapaian penting adalah lonjakan laba bersih perusahaan yang meningkat drastis lebih dari 100 persen.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi Sekda Edi Rianto dan Direktur PT Luk Ulo Farma Suharyanto meresmikan Apotek Luk Ulo Cabang ke-6 Ambal ditandai dengan pemotongan untaian ronce melati. (Foto: Hari)
“Alhamdulillah, laba kita yang sebelumnya berkisar di angka Rp280 juta pada akhir tahun 2025 kini melonjak menjadi Rp780 juta pada tahun 2026. Kenaikan laba ini otomatis berdampak langsung pada peningkatan PAD dan dividen untuk daerah,” ujar Suharyanto.
Perluasan jaringan melalui pembukaan cabang keenam di Ambal ini dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan kebutuhan farmasi bagi masyarakat di wilayah Ambal, Bonorowo, Mirit, dan sekitarnya.
Apotek ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Sementara itu, untuk kebutuhan mendesak di malam hari, pelayanan tetap terintegrasi dengan layanan on-call 24 jam melalui Apotek Luk Ulo Pusat.
Menuju Pedagang Besar Farmasi (PBF) di 2027
Selain ekspansi, PT Luk Ulo Farma telah menyiapkan peta jalan (road map) strategis untuk naik kelas menjadi Pedagang Besar Farmasi (PBF) pada tahun 2027.
Kehadiran PBF milik daerah ini dinilai penting untuk memangkas rantai pasok distribusi obat. Selama ini, terdapat selisih margin harga sebesar 12 hingga 18 persen yang keluar Kabupaten Kebumen.
Dengan PBF mandiri, margin tersebut dapat dioptimalkan untuk menambah PAD Kebumen sekaligus menekan harga obat di 35 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebesar 8 hingga 12 persen.
Untuk mendukung rencana tersebut, manajemen telah mengajukan permohonan izin lokasi menggunakan aset Pemda di eks Gedung Pramuka maupun gedung PMI.
Apresiasi Pemerintah Kabupaten Kebumen
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian dan langkah pengembangan usaha yang dilakukan oleh PT Luk Ulo Farma. Menurutnya, penambahan jaringan apotek ini merupakan bukti nyata BUMD dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara responsif.
“Kehadiran Apotek Luk Ulo di Ambal memperkuat akses masyarakat terhadap obat dan kebutuhan kefarmasian. Kami ingin BUMD di Kabupaten Kebumen tumbuh dengan pondasi yang kuat, dikelola secara profesional, tidak semata mengejar pertumbuhan usaha, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ungkap Bupati Lilis.
Peresmian ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Edi Rianto, para Asisten, Kepala OPD, Forkopimcam Ambal, perwakilan perbankan, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan untuk anak yatim dan bantuan sembako bagi kaum dhuafa. Termasuk penyerahan Surat Keputusan Bupati tentang pengangkatan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa untuk masa jabatan 2026–2030. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar