Jelang Pilkades Serentak, Peredaran Miras Diantisipasi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 3 Nov 2019
- visibility 2.763
- comment 0 komentar

Ribuan botol minuman keras saat akan dimunahkan di halaman Mapolres Kebumen. (foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen melakukan antisipasi terhadap peredaran minuman keras (miras) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahap III Kebumen yang akan digelar, Selasa, 5 Nopember 2019.
Antisipasi terhadap peredaran miras menjelang Pilkades dilakukan dengan menggelar patroli bersama antara Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Miras sering menjadi pangkal kerusuhan. Rerata orang yang mengkonsumsinya akan berbuat hal negatif karena efeknya yang memabukkan.
“Sehingga dengan dilakukannya operasi kepolisan yang ditingkatkan dengan sasaran miras, diharapkan pelaksanaan Pilkades akan berjalan meriah tidak ada kerusuhan,” ujar Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan di sela-sela Pemusnahan Barang Bukti Miras di Mapolres Kebumen, Sabtu, 2 Nopember 2019.
Ribuan ribuan botol miras yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan dalam kegiatan kepolisan yang ditingkatkan selama beberapa bulan terakhir. Miras tersebut dimusnahkan secara simbolis dengan dibanting ke dalam drum yang telah diberi batu.
Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Ketua DPR Kebumen Sarimun, dan jajaran Forkopimda ikut memusnahkan Miras secara simbolis.
“Kami menggelar kegiatan cipta kondisi menjelang Pilkades. Hal ini agar masyarakat merasa aman tidak ada pesta miras menjelang Pilkades,” imbuh AKBP Rudy didampingi Kasat Res Narkoba AKP Mardi SH MH kepada wartawan usai pemusnahan.
Baca Juga: Pria Ini Meninggal Dunia Saat Menyanyi di Syukuran Kades

Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan berserta jajaran Forkopimpda memusnahkan miras dengan cara membanting botol miras di drum yang diberi batu. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Sementara itu, berdasarkan data dari Posko pengamanan Pilkades, pada tahap III ini terdapat 54 desa yang menggelar Pilkades di 21 kecamatan. Hanya ada lima kecamatan yang tidak menggelar Pilkades yakni, Kecamatan Mirit, Prembun, Padureso, Rowokele dan Karangsambung.
“Dari 154 calon kepala desa, 23 di antaranya adalah petahana,” ujarnya seraya menyebutkan apel gelar ntuk mengecek kesiapan personel pengamanan berikut kelengkapan pengamanan.
Polres Kebumen menerjunkan 320 personel dengan didukung oleh Brimob Kutoarjo, Dalmas Purworejo, Cilacap dan Banyumas. Para personel dari Brimob dan resor tetangga akan disiapkan di Mapolsek perbatasan saat tanggal pencoblosan.
Baca Juga: Lansia Meninggal Dunia Saat “Nyoblos” Bersama Istrinya
Hingga menjelang pelaksanaan pencoblosan, dari hasil pantauan di lapangan pelaksanaan Pilkades masih berjalan kondusif. Tidak ada tempat pemugutan suara (TPS) rawan.
“Sejauh ini berjalan aman. Kami bersama dengan instansi terkait, bersinergi melakukan patroli bersama,” kata AKBP Rudy Cahya Kurniawan. (git)








Saat ini belum ada komentar