Pertamina Foundation Berdayakan Desa Lewat Program Satu Keluarga Satu Pohon Durian
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 11 Feb 2021
- visibility 1.580
- comment 0 komentar

Penyerahan bantuan bibit pohon durian bawor untuk warga. (Foto: Istimewa)
BANYUMAS (KebumenUpdate.com) – Masa pandemi Covid-19 mendorong Pertamina Foundation untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. Dalam naungan program PFBangkit, Pertamina Foundation berkolaborasi dengan crowdfunding terpercaya BenihBaik.com untuk meningkatkan perekonomian desa lewat program “Satu Keluarga Satu Pohon Durian.”
Pertamina Foundation mendonasikan dana bantuan program kepada BenihBaik.com untuk dibelikan bibit pohon durian bawor, pendampingan, dan perawatannya hingga tumbuh dan berbuah. Bibit berusia satu setengah tahun diberikan kepada 1.793 kepala keluarga di Desa Karanggude Kulon dan 1567 kepala keluarga Desa Sunyalangu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Berdayakan Masyarakat Melalui Inovasi Sosial
Direktur Operasional Pertamina Foundation A M Unggul Putranto mendukung pelaksanaan program “Satu Keluarga Satu Pohon Durian” karena selaras dengan misi program PFBangkit dan Pertamina Foundation untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi sosial, pengembangan ekonomi kreatif, dan kewirausahaan.
“Program penanaman bibit durian bawor ini mempunyai potensi besar untuk menopang ekonomi masyarakat desa karena mereka akan memperoleh seluruh hasil penjualan duriannya. Tentu ini sejalan dengan misi Pertamina Foundation untuk memberdayakan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan perekonomian mereka yang terdampak pandemi Covid-19,” ungkap Unggul, Rabu 10 Februari 2021.
Durian Bawor Memiliki Nilai Ekonomis Tinggi
Founder dan CEO BenihBaik.com Andy F Noya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Foundation karena telah antusias dan peduli terhadap program pemberdayaan masyarakat desa.
“Kehadirannya dalam program ini menjadi bukti bahwa BUMN hadir untuk negeri dan bekerja dengan hati. Semoga ke depan kita bisa berkolaborasi lagi dan semakin banyak saudara-saudari kita yang bisa dibantu,” ucap Andy.
Durian bawor menjadi pilihan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Buah durian jenis ini mudah dibudidayakan, punya daging yang tebal, dan masa panen yang cepat. Hanya dalam kurun waktu dua tahun, pohonnya sudah mulai berbuah dan dapat menghasilkan sampai enam buah durian dengan berat rata-rata empat kilogram ketika berumur empat setengah tahun. Masa panennya juga mampu bertahan hingga 15 tahun.
Setiap kepala keluarga memperoleh satu bibit pohon durian untuk ditanam dan dirawat di halaman rumah mereka masing-masing. Mereka juga akan didampingi oleh kelompok penyuluh selama dua tahun ke depan. (*/ndo)







Saat ini belum ada komentar