Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Jateng Siapkan 1,1 Juta Genting, Dukung Program Gentengisasi

Jateng Siapkan 1,1 Juta Genting, Dukung Program Gentengisasi

  • account_circle Anindya Astadewi
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemprov Jateng menyiapkan kebutuhan awal sekitar 1,1 juta keping genting untuk mendukung program gentengisasi yang ditargetkan melibatkan industri kecil dan menengah (IKM) lokal. Program yang menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) ini diharapkan memperluas pasar perajin genting sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui sektor produksi, transportasi, dan perdagangan bahan bangunan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta jajarannya mematangkan persiapan program tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan produksi, kelancaran distribusi, dan ketersediaan pembiayaan. Pemprov Jateng menjadwalkan peluncuran Program Genteng Jawa Tengah pada akhir November 2026.

Arahan itu disampaikan Ahmad Luthfi dalam rapat pembahasan program gentengisasi bersama jajaran Pemprov Jateng di ruang kerja gubernur, Rabu, 7 Oktober 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas salah satu opsi yang muncul adalah memenuhi sekitar 600 ribu keping terlebih dahulu, kemudian melanjutkan pengadaan secara bertahap sesuai kemampuan produksi industri lokal.

Luthfi juga meminta jajarannya mengkaji peluang kerja sama dengan pengembang perumahan agar pemanfaatan genteng produksi Jateng tidak terbatas pada proyek pemerintah.

“Langkah ini dapat memperluas pasar genteng produksi Jawa Tengah, sekaligus mendorong penggunaan produk lokal dalam pembangunan perumahan,” kata Luthfi.

Gentengisasi Berpotensi Gerakkan Ekonomi Daerah

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng, July Emmy, menilai program gentengisasi berpeluang memberikan dampak ekonomi berantai. Peningkatan permintaan tidak hanya menguntungkan produsen, tetapi juga membuka peluang usaha bagi penyedia jasa angkutan dan pedagang bahan bangunan.

“Kalau potensi ekonomi, pasti ini akan memberikan multiplier effect. Mulai dari UKM-nya sendiri, kemudian angkutan, kemudian toko-tokonya, semua bergerak,” ujarnya seusai rapat.

Menurut July, program tersebut dapat menjadi momentum bagi IKM genteng untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran. Namun, pemerintah perlu mengatur pola pemenuhan kebutuhan agar lonjakan permintaan tidak membebani produsen.

“Cuma yang menjadi kendala ini kan karena permintaan itu dalam waktu yang sama. Program pemerintah itu bersamaan,” katanya.

Tantangan tersebut muncul karena sejumlah program perumahan membutuhkan genteng dalam jumlah besar pada periode yang berdekatan. Karena itu, pemerintah perlu menyesuaikan jadwal pengadaan dengan kemampuan produksi masing-masing sentra industri.

Potensi pasarnya terlihat dari pelaksanaan program bantuan perumahan. Pada Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2025, sebanyak 3.257 dari total 7.532 unit rumah menggunakan genting sebagai penutup atap.

Sementara itu, kebutuhan genting untuk Program Bedah Rumah 2026 diperkirakan mencapai sekitar 4,7 juta keping. Angka tersebut menunjukkan besarnya peluang pasar yang dapat dimanfaatkan produsen lokal apabila mampu memenuhi kebutuhan volume, kualitas, dan waktu pengiriman.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melihat contoh genting produksi lokal Jateng. (Foto: Dok. Humas Jateng)

Pemprov Siapkan 21 Produsen Genting Lokal

Jawa Tengah memiliki basis industri genting tanah liat yang berpotensi mendukung pelaksanaan program. Berdasarkan identifikasi Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa III, terdapat 21 produsen atau unit usaha genting yang tersebar di Banyumas, Pekalongan, Banjarnegara, Kebumen, Jepara, Grobogan, Sukoharjo, dan Kabupaten Magelang.

Pemprov Jateng menyiapkan langkah peningkatan kualitas dan kapasitas produksi bagi pelaku usaha tersebut. Program pendampingan mencakup pengujian mutu produk, fasilitasi pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI), serta pendampingan penggunaan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk pengujian mutu terhadap 21 IKM mencapai Rp20,58 juta. Sementara itu, kebutuhan sertifikasi SNI diperkirakan sebesar Rp220,5 juta. Dengan demikian, total pembiayaan untuk kedua kebutuhan tersebut mencapai Rp241,08 juta. Bank Jateng telah menyatakan dukungan terhadap pembiayaan program peningkatan kualitas industri genteng lokal.

Standardisasi diharapkan membantu produsen menghasilkan genting yang memenuhi persyaratan mutu dan meningkatkan kepercayaan pasar. Selain menyasar kebutuhan program pemerintah, langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar perumahan yang lebih luas.

Disinergikan dengan Program Tiga Juta Rumah

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jateng, Boedyo Dharmawan, mengatakan pemerintah daerah akan menyelaraskan program gentengisasi dengan Program Tiga Juta Rumah.

“Tentu saja kita pemerintah daerah dan seluruh elemen sektoral akan mendukung program Pak Presiden tentang Gerakan ASRI, yaitu gentengisasi, juga akan disinergikan dengan Program Tiga Juta Rumah,” kata Boedyo.

Pada tahap awal, Pemprov Jateng memprioritaskan pemanfaatan genting lokal untuk proyek bedah rumah yang dilaksanakan pemerintah. Setelah itu, pemerintah berencana memperluas penggunaan produk tersebut melalui keterlibatan pengembang perumahan swasta.

“Kami akan mencoba, barangkali ada pengembang atau developer yang kita dorong untuk ikut juga mendukung program gentengisasi ini dengan memanfaatkan genteng pada proyek-proyek perumahan mereka,” ujarnya. Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Anindya Astadewi
  • Editor: Hanny Garnet

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Segar untuk Olahraga Kebumen: Rumput dan Drainase Stadion Chandradimuka Segera Diperbaiki

    Angin Segar untuk Olahraga Kebumen: Rumput dan Drainase Stadion Chandradimuka Segera Diperbaiki

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.741
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masa depan olahraga Kabupaten Kebumen menjadi topik hangat dalam forum “Sambung Rasa Pegiat Olahraga” yang digelar di Pendopo Kabumian, Minggu 6 Juli 2025. Pertemuan ini mengungkap sejumlah permasalahan yang membayangi puluhan cabang olahraga (cabor) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kebumen, termasuk kondisi Stadion Chandradimuka yang memprihatinkan. Acara yang dihadiri […]

  • Pekerja Migran

    Pekerja Migran Jadi Sasaran Paham Radikalisme, Media Sosial Jadi Pintu Masuknya

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 712
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi sasaran empuk  penyebaran paham radikalisme. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga saat ini sudah ada 117 pekerja migran yang dideportasi atau ditahan karena terlibat dalam kegiatan terorisme. Adapun negara-negara seperti Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan menjadi sasaran penyebaran paham radikalisme di kalangan […]

  • Pemkab Kebumen Terima Penghargaan dari Startup Nyalanesia dalam Ajang Festival Literasi Nasional

    Pemkab Kebumen Terima Penghargaan dari Startup Nyalanesia dalam Ajang Festival Literasi Nasional

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.309
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penghargaan sebagai mitra yang aktif dalam pengembangan literasi daerah diterima Pemkab Kebumen dari startup pengembang program literasi sekolah terpadu Nyalanesia. Penghargaan yang diberikan dalam ajang Festival Literasi Nasional berlangsung di Tirtonadi Convention Hall, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu 27 April 2024, diserahkan oleh Founder Nyalanesia, Lenang Manggala, kepada Bupati Kebumen yang diwakili oleh […]

  • Kampung Pancasila

    Desa Sidayu Dicanangkan Sebagai Kampung Pancasila, Ini Tujuannya

    • calendar_month Kam, 31 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.511
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Desa Sidayu Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen dicanangkan sebagai Kampung Pancasila. Pencanangan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0709 Kebumen Letkol Inf Eduar Hendri SIP, Kamis 31 Maret 2022. Pemukulan gong, penyerahan piagam Garuda Pancasila, santunan anak yatim piatu dan pelepasan balon serta 200 burung merpati pos menandai pencanangan Kampung Pancasila terbsebut. Baca Juga: Alumni SMAN […]

  • Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge, 56% Warga Kebumen Ditargetkan Dapat Cek Kesehatan Gratis

    Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge, 56% Warga Kebumen Ditargetkan Dapat Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 799
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendekatkan akses layanan kesehatan terus diperkuat melalui program unggulan “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”. Setelah sukses digelar di Desa Pengaringan Kecamatan Pejagoan, kegiatan serupa kini menyapa warga Desa Selotumpeng, Kecamatan Mirit, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin dua kali sebulan yang dicanangkan […]

  • Regenerasi Seni: Penari Cilik Unjuk Kebolehan di Perayaan HUT ke-8 PPKLK

    Regenerasi Seni: Penari Cilik Unjuk Kebolehan di Perayaan HUT ke-8 PPKLK

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 490
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Halaman SMP-SMK 10 November, Desa Karangmaja, Kecamatan Karanggayam, dipadati ratusan warga, Minggu 25 Januari 2026. Kehadiran massa tersebut bertujuan untuk menyaksikan kemeriahan pagelaran kesenian Ebeg dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-8 Paguyuban Pecinta Kuda Lumping Kebumen (PPKLK). Acara ini menghadirkan penampilan utama dari grup Ebeg Putra Laras Budaya asal Dukuh Wanayasa […]

expand_less