Dua Perempuan Desa Aditirto Tewas Tertabrak KA Lodaya, Begini Kejadiannya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 16 Jun 2019
- visibility 36.891
- comment 0 komentar

Jasad korban tertabrak KA sebelum dievakuasi. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
Daftar Panjang
Kejadian tersebut menambah daftar panjang orang tertabrak kereta api di perlintasan kereta api. Sebelumnya, seorang bocah tewas seketika setelah tertemper KA Argo Dwipangga di KM 465 + 900 Dukuh Gentan Desa Tersobo, Kecamatan Prembun, Minggu (12/5) pukul 14.35. Korban diketahui bernama Seiko Ayuntika (5) binti Rahmat Sholeh warga Dukuh Kliwonan Desa/Kecamatan Prembun, Kebumen.
Masih di bulan yang sama, seorang remaja bernama Yulianti (15) asal Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam tewas setelah tertabrak kereta api, Selasa (7/5). Korban tersambar KA di rel perlintasan KA area 439+3/4 termasuk Kelurahan Plarangan, Karanganyar, Kebumen.
Berdasarkan data PT KAI, banyaknya perlintasan sebidang baik resmi maupun tidak resmi sering menyebabkan terjadinya kecelakaan antara kereta api dengan kendaraan bermotor.
Tahun 2018 jumlah korban kecelakaan di perlintasan yang terjadi kereta tertemper dengan kendaraan bermotor sebanyak 395 kejadian. Korban korban meninggal dunia sebanyak 59 jiwa, luka ringan 77 orang serta luka berat 109 orang. (ndo)














Saat ini belum ada komentar