Dari Donasi Gaji Hingga Pabrik RDF: Komitmen Bupati Lilis Atasi Masalah Sampah Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 16 Apr 2025
- visibility 5.274
- comment 0 komentar

Bupati Lilis Nuryani mengunjungi TPA Semali Sempor dan donasikan gaji keduanya untuk 30 pemulung. (Foto: Hari)
Sebelumnya, wujud kepedulian Bupati Lilis juga telah ditunjukkan melalui donasi gaji pertamanya sebagai bupati kepada 20 petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perikanan (DLHKP). Masing-masing petugas menerima Rp300.000 dalam acara yang digelar di Pendopo Kabumian beberapa waktu lalu.
Upaya Pemkab Kebumen Atasi Persoalan Sampah di TPA Semali
Di balik aksi kepedulian ini, terungkap pula data penting mengenai kondisi TPA Semali. Berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perumahan (DLHKP) Kebumen, TPA Semali diprediksi akan mengalami overload atau kelebihan kapasitas dalam kurun waktu dua tahun mendatang.
Sementara itu, TPA Kaligending diperkirakan masih mampu menampung sampah hingga lima tahun ke depan. Saat ini, TPA Semali menerima sekitar 40 ton sampah per hari, berbanding 60 ton sampah per hari yang masuk ke TPA Kaligending.
Menyadari urgensi permasalahan sampah ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen terus berupaya mencari solusi berkelanjutan. Salah satu langkah konkret yang telah diambil adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Kebumen sepakat untuk memanfaatkan material hasil pemilahan dan pengolahan sampah sebagai bahan bakar alternatif (refuse-derived fuel atau RDF) di pabrik semen milik SBI. Inisiatif ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi volume sampah yang membebani TPA Semali.
Lebih lanjut, Pemkab Kebumen juga memiliki rencana strategis untuk membangun pabrik RDF di Gombong pada perubahan anggaran tahun ini. Pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi 20 hingga 40 ton RDF per hari dari sampah yang berasal dari TPA Semali. Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Kebumen berencana untuk membangun fasilitas serupa di TPA Kaligending pada tahun 2026.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan permasalahan sampah di Kabupaten Kebumen dapat diatasi secara bertahap dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta kesejahteraan masyarakat, termasuk para pejuang kebersihan di TPA Semali.








Saat ini belum ada komentar