Breaking News
light_mode
Beranda » News » Edukasi » 325 Bus Siap Layani 16 Ribu Pemudik Gratis Jateng 2026, Pengemudi Jalani Tes Kesehatan dan Urine

325 Bus Siap Layani 16 Ribu Pemudik Gratis Jateng 2026, Pengemudi Jalani Tes Kesehatan dan Urine

  • account_circle Hanny Garnet
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
  • visibility 377
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

“Kondisi kesehatan juga diperiksa. Bahkan pada hari pemberangkatan pukul 06.00 akan dilakukan tes urine kepada pengemudi dan kru bus untuk memastikan mereka tidak terpengaruh narkoba atau alkohol,” ujarnya.

Pemudik duduk di kursi bus, siap berangkat ke kampung halaman di Jawa Tengah. (Foto: Humas Jateng)

Program Mudik Gratis Siapkan Dua Mode Transportasi

Program Mudik Gratis Jawa Tengah ini ditujukan untuk membantu para perantau asal Jawa Tengah, khususnya yang bekerja di sektor informal di wilayah Jabodetabek, agar dapat pulang kampung dengan biaya transportasi yang lebih ringan.

“Program ini membantu warga Jawa Tengah yang merantau agar bisa pulang kampung dengan transportasi yang pasti, gratis, aman, dan nyaman,” kata Risturino.

Dalam program Mudik Gratis 2026, Pemprov Jateng menyiapkan dua moda transportasi darat, yakni bus dan kereta api.

Sebanyak 325 unit bus dengan kapasitas 16.186 penumpang dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026 dari area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi dan Masjid At-Tin di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, menuju berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain itu, 23 unit bus dengan kapasitas 1.133 penumpang juga akan diberangkatkan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

Sementara itu, untuk moda kereta api disediakan tiga rangkaian perjalanan dari Stasiun Pasar Senen dengan total kapasitas 1.288 kursi menggunakan layanan KA Jaka Tingkir dan KA Tawang Jaya, serta satu rangkaian tambahan.

Risturino berharap program ini dapat membantu meringankan biaya perjalanan para perantau saat mudik Lebaran, sehingga mereka dapat membawa pulang hasil kerja selama di perantauan.

“Sebagian besar peserta adalah pekerja sektor nonformal. Dengan adanya program ini, penghasilan yang mereka peroleh bisa dibawa pulang ke kampung halaman secara utuh,” ujarnya. Makin tahu Indonesia ***

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Hanny Garnet
  • Editor: Padmo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul ke-44 KH M Sururuddin AWK, Ribuan Jemaah Padati Ponpes At Taqwa

    Haul ke-44 KH M Sururuddin AWK, Ribuan Jemaah Padati Ponpes At Taqwa

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 870
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan jemaah Thoriqoh Syadziliyah dan alumni santri memadati Pondok Pesantren At Taqwa Kauman, Kutosari, Senin 29 Desember 2025. Kehadiran mereka bertujuan untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Reuni Alumni Santri, sekaligus Haul Akbar ke-44 Almaghfurlah KH M Sururuddin AWK, pendiri pesantren tersebut. Acara berlangsung dengan pembacaan tadarus, tahlil, dan manaqib yang […]

  • Pabrik Sarung Tangan

    Pabrik Sarung Tangan Segera Dibangun di Purbowangi, Serap 2.000 Tenaga Kerja

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 18.083
    • 0Komentar

    “Sejak lama kami memang sudah ingin berinvestasi di Kebumen. Kami sudah ada di Klaten, setelah ini Kebumen, terima kasih sudah diterima dengan baik,” tuturnya. Soal rencana pembangunan, pihaknya menginginkan secepatnya. Sebab, dia melihat SDM di Kebumen sudah sangat siap untuk bekerja di perusahannya. “Penginnya secepatnya, begitu IMB keluar langsung kita bangun, kemungkinan awal tahun depan,” […]

  • Kandang Ayam Milik Warga Ambal Terbakar, Diduga Karena Blower Pemanas Alami Korsleting

    Kandang Ayam Milik Warga Ambal Terbakar, Diduga Karena Blower Pemanas Alami Korsleting

    • calendar_month Ming, 22 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 837
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Kebakaran menimpa sebuah kandang ayam milik Riza Aulia, warga Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kebumen, Minggu 22 Desember 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada blower pemanas kandang. Kapolres Kebumen, AKBP Recky, melalui Kapolsek Ambal, Iptu Wiyono, menjelaskan bahwa hasil olah TKP menunjukkan adanya indikasi […]

  • Drama Penemuan Bayi di Kebumen Terungkap: Orang Tua Kandung Dalang Rekayasa

    Drama Penemuan Bayi di Kebumen Terungkap: Orang Tua Kandung Dalang Rekayasa

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 32.784
    • 0Komentar

    Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Kapolres berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Saat ini, bayi dalam kondisi sehat dan dirawat di RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen. Dalam konferensi pers tersebut, polisi menghadirkan tersangka laki-laki (S) yang merupakan ayah biologis bayi. Sementara itu, ibu kandung bayi (CS) tidak dapat dihadirkan karena kondisi medis pasca […]

  • Bupati Kebumen Dukung Program KASAD untuk Petani Pesisir dan Lingkungan, Apa Saja?

    Bupati Kebumen Dukung Program KASAD untuk Petani Pesisir dan Lingkungan, Apa Saja?

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 452
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh atas rencana program pipanisasi air untuk pertanian dan konservasi lingkungan di wilayah pesisir dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak. Dukungan ini disampaikan dalam silaturahmi dengan Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad) Kolonel Arm Anggoro Nur Setiawan SIP […]

  • Ingin Nonton Karnaval? Ini Rute dan Rekayasa Lalu Lintasnya

    Ingin Nonton Karnaval? Ini Rute dan Rekayasa Lalu Lintasnya

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 6.225
    • 0Komentar

    Meski diterjunkan personel pengamanan, AKP Heru berpesan kepada masyarakat agar tidak mengenakan perhiasan mencolok saat menyaksikan karnaval agar tidak mengundang perhatian pelaku kejahatan. “Akan kita tempatkan personel untuk mengamankan jalannya kegiatan karnaval. Namun kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengenakan perhiasan mencolok, ataupun barang berharga lainnya untuk alasan keamanan bersama,” pungkasnya.

expand_less