Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Apa Alasan dari Hobi Mendaki Gunung?

Apa Alasan dari Hobi Mendaki Gunung?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
  • visibility 5.987
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Keputusan untuk pulang ke Kebumen sore itu juga mengingat esok paginya akan ada kegiatan outbond di sekolah.

Selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Sindoro via Tambi-Kledung, 2010. Pendakian yang jadi jokes saat itu karena tragedi “hoaghhh” di dalam bus saat perjalanan pulang.
  • Merbabu via wekas, 2010. H+2 lebaran Idulfitri.
  • Gunung Gede via Putri-Cibodas, 2010. Bersama Taufik owner Kumbara Rimba dan Susmanto “Wiro Sableng” yang kini tinggal di Jogja.
  • Sindoro via Kledung, 2010. Bersama anggota Saka Wana Bakti.
  • Merbabu via Cuntel Kopeng, 2010. Pendakian massal sekaligus reboisasi. Tapi sayang sekali kaos pendakian tersebut sampai sekarang tidak dikirim oleh EO-nya.
  • Merbabu via Wekas, Februari 2011. Edisi survei jalur, gowes dari Kebumen sampai Magelang. Yang selanjutnya membuat saya drop sesampainya di rumah.
  • Merbabu via Wekas, Maret 2011. Pendakian bersama angkatan 19 dan 20. Mulai mencoba memasak sayur di gunung dengan menu tumis kacang panjang.
  • Gunung Arjuno via Lawang-Tretes, April 2011. Pertama kali mendaki gunung di Jawa Timur dan terkesan dengan Alas Lali Jiwonya.
  • Merbabu via Wekas, Maret 2012. Cuti pertama setelah merantau di Borneo di mana saat itu pendakian gabungan antara Gaspala dan Pasrepal –sispala dari SMKN 1 Nusawungu Cilacap.
  • Merbabu via Wekas, Juni 2012. Mengawal anak-anak Pasrepal yang saat itu rombongan kami dianter oleh pembina Pasrepal sekaligus alumni Gaspala yang namanya sama dengan saya, Hary.
  • Papandayan via Cisurupan, 2013. Lebih ke arah camping rasa-rasanya, mengingat waktu di tenda lebih lama dibandingkan perjalanannya.
  • Semeru via Ranupane, 2013. Berdua bersama Ketua Gaspala angkatan 20, Mufid. Pendakian gabungan dengan pendaki asal Sumatera Barat, Jakarta, Bogor, Bandung. Bersama mereka hanya saat proses pendaftaran. Ketika sudah di gunung, kami berjalan sendiri-sendiri.
  • Slamet via Bambangan, 2014. Bersama alumni Gaspala, Jo Heru Jo. Menurut itinerary, kami akan lanjut ke Prau yang saat itu belum booming seperti sekarang. Namun ketika mendarat di Wonosobo, kami disambut hujan deras seharian, yang membuat rencana ke Prau dibatalkan.
  • Merbabu via Wekas, 2014. Pendakian bersamanya.
  • Prau via Patak Banteng, 2014. Hari kedua lebaran Idulfitri.
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembahyang Rebutan

    Usai Sembahyang Rebutan, Kelenteng Kong Hwie Kiong Bagikan 4,5 Ton Beras

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.824
    • 0Komentar

    Lebih lanjut, Tjen Lay menerangkan bahwa sebelumnya umat menggelar upacara untuk mendoakan arwah para leluhur. Adapun arwah yang didoakan bukan hanya arwah keluarga, melainkan arwah secara umum termasuk yang tidak lagi mendapatkan perhatian keluarganya. “Bisa juga karena mereka tidak memiliki keluarga,” ujarnya. Manusia Selalu Ingat Asal Usulnya Sementara itu, dalam ritual tersebut disiapkan berbagai macam […]

  • Produk Lokal

    Gen Z Diajak Gunakan Produk Lokal, Berikut Alasannya

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.253
    • 0Komentar

    Adapun Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat agar lebih menggunakan produk dalam negeri dibandingkan produk impor. Pelaksanaan program P3DN antara lain diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Permendag Nomor 47 Tahun 2016 tentang Peningkatan P3DN dan SE Menteri Perindustrian No. 4 Tahun 2019 […]

  • Amelia Anggraini

    Hadiri Mujahadah di Desa Tanjungsari, Amelia Anggraini Disambut Antusias Warga

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.048
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV meliputi Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga Amelia Anggraini menghadiri Mujahadah dan Konsolidasi Internal di Kebumen. Acara berlangsung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Minggu 21 Januari 2023. Mujahadah yang dipimpin oleh Kiai Mardiyanto dihadiri oleh ratusan warga dan pendukungnya. Hadir pula Pengasuh […]

  • Dari Kebumen Hingga Zimbabwe: Geopark Trail Run 2025 Satukan Ribuan Pelari

    Dari Kebumen Hingga Zimbabwe: Geopark Trail Run 2025 Satukan Ribuan Pelari

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Lebih dari 1.600 pelari dari berbagai penjuru, termasuk 30 peserta mancanegara, sukses melewati medan Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2025 pada Minggu, 13 Juli 2025. Ajang yang memadukan semangat olahraga dengan pesona alam dan geologi ini tak hanya memukau peserta, namun juga turut memperkuat citra Geopark Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). […]

  • Bupati Lilis Nuryani Tinjau Korban Kebakaran di Buayan, Salurkan Bantuan Dana dan Logistik

    Bupati Lilis Nuryani Tinjau Korban Kebakaran di Buayan, Salurkan Bantuan Dana dan Logistik

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 397
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengunjungi kediaman Ponco Destian di Dukuh Pejarakan, Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Rabu 15 Juli 2026. Kunjungan ini merupakan bentuk empati Pemerintah Kabupaten Kebumen atas musibah kebakaran yang melanda rumah warga tersebut. Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini, Ketua DPRD Kebumen Saman Halim Nurrohman, jajaran pimpinan OPD, BAZNAS, PMI, […]

  • Jembatan Tembana

    Nilai Sejarah dan Cagar Budaya Jembatan Tembana

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Teguh Hindarto
    • visibility 2.426
    • 0Komentar

    MUNGKIN Anda sudah melewati jembatan ini (yang sejak era kolonial sudah disebut Tembono brug) puluhan atau ratusan kali tanpa bisa menikmati secara langsung keindahan, kemegahan serta historisitasnya. Jembatan Tembana telah ditetapkan sebagai Struktur Cagar Budaya berdasarkan Keputusan Bupati No: 400.6.1/193/2025. Jika kita membandingkan dengan koleksi foto era Hindia Belanda (sekitar 1920-an) perihal keberadaan jembatan tua […]

expand_less