Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Apa Alasan dari Hobi Mendaki Gunung?

Apa Alasan dari Hobi Mendaki Gunung?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
  • visibility 5.525
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Keputusan untuk pulang ke Kebumen sore itu juga mengingat esok paginya akan ada kegiatan outbond di sekolah.

Selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Sindoro via Tambi-Kledung, 2010. Pendakian yang jadi jokes saat itu karena tragedi “hoaghhh” di dalam bus saat perjalanan pulang.
  • Merbabu via wekas, 2010. H+2 lebaran Idulfitri.
  • Gunung Gede via Putri-Cibodas, 2010. Bersama Taufik owner Kumbara Rimba dan Susmanto “Wiro Sableng” yang kini tinggal di Jogja.
  • Sindoro via Kledung, 2010. Bersama anggota Saka Wana Bakti.
  • Merbabu via Cuntel Kopeng, 2010. Pendakian massal sekaligus reboisasi. Tapi sayang sekali kaos pendakian tersebut sampai sekarang tidak dikirim oleh EO-nya.
  • Merbabu via Wekas, Februari 2011. Edisi survei jalur, gowes dari Kebumen sampai Magelang. Yang selanjutnya membuat saya drop sesampainya di rumah.
  • Merbabu via Wekas, Maret 2011. Pendakian bersama angkatan 19 dan 20. Mulai mencoba memasak sayur di gunung dengan menu tumis kacang panjang.
  • Gunung Arjuno via Lawang-Tretes, April 2011. Pertama kali mendaki gunung di Jawa Timur dan terkesan dengan Alas Lali Jiwonya.
  • Merbabu via Wekas, Maret 2012. Cuti pertama setelah merantau di Borneo di mana saat itu pendakian gabungan antara Gaspala dan Pasrepal –sispala dari SMKN 1 Nusawungu Cilacap.
  • Merbabu via Wekas, Juni 2012. Mengawal anak-anak Pasrepal yang saat itu rombongan kami dianter oleh pembina Pasrepal sekaligus alumni Gaspala yang namanya sama dengan saya, Hary.
  • Papandayan via Cisurupan, 2013. Lebih ke arah camping rasa-rasanya, mengingat waktu di tenda lebih lama dibandingkan perjalanannya.
  • Semeru via Ranupane, 2013. Berdua bersama Ketua Gaspala angkatan 20, Mufid. Pendakian gabungan dengan pendaki asal Sumatera Barat, Jakarta, Bogor, Bandung. Bersama mereka hanya saat proses pendaftaran. Ketika sudah di gunung, kami berjalan sendiri-sendiri.
  • Slamet via Bambangan, 2014. Bersama alumni Gaspala, Jo Heru Jo. Menurut itinerary, kami akan lanjut ke Prau yang saat itu belum booming seperti sekarang. Namun ketika mendarat di Wonosobo, kami disambut hujan deras seharian, yang membuat rencana ke Prau dibatalkan.
  • Merbabu via Wekas, 2014. Pendakian bersamanya.
  • Prau via Patak Banteng, 2014. Hari kedua lebaran Idulfitri.
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD dr Soedirman Kebumen

    Ini Pelayanan RSUD dr Soedirman Kebumen yang Kudu Ditingkatkan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.471
    • 0Komentar

    Untuk meningkatkan pelayanan, Pemkab Kebumen bakal memberikan kesempatan kepada dokter-dokter berprestasi untuk sekolah lagi dan dibiayai pemerintah. Hal ini agar mereka bisa melakukan penanganan yang baik untuk masyarakat. Perbaiki Setiap Keluhan Masyarakat Direktur RSUD dr Soedirman Kebumen dokter H Widodo Suprihantoro MM menambahkan, pihaknya bakal terus memperbaiki setiap keluhan dari masyarakat. Misalnya, waktu tunggu pasien […]

  • Ditinggal Mati Ibu Tiri, Sri Depresi Hendak Bunuh Diri

    Ditinggal Mati Ibu Tiri, Sri Depresi Hendak Bunuh Diri

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.075
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Ungkapan kejamnya ibu kota tak sekejam ibu tiri tampaknya perlu direvisi. Sebab, bagi  Sri Sustiana (30) kasih sayang ibu tirinya setara dengan ibu kandungnya. Bahkan saat sang ibu tiri meninggal dunia, dia benar-benar kehilangan hingga mengalami depresi. Tidak sampai di situ, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Klirong, Kebumen itu hendak mengakhiri hidupnya dengan […]

  • Rego Gowo Rupo: Strategi Freshnel Kebumen Jaga Keamanan dan Kenyamanan Jemaah Umrah

    Rego Gowo Rupo: Strategi Freshnel Kebumen Jaga Keamanan dan Kenyamanan Jemaah Umrah

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 497
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekitar 200 alumni jemaah umrah yang pernah menggunakan jasa biro perjalanan Freshnel Kebumen berkumpul dalam acara Reuni Akbar. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen, Senin 1 Juni 2026 ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar-alumni dari berbagai generasi. Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati […]

  • Putra Bangsa Festival 2019 Digelar, Ini Agenda Acaranya

    Putra Bangsa Festival 2019 Digelar, Ini Agenda Acaranya

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.533
    • 0Komentar

    Berikut Agenda Festival Putra Bangsa 2019 Rabu, 3 Juli 2019 14.00 – 15.30 wib Pembukaan 15.30 – 17.00 wib Angklung 19.30-21.00 wib  Open stage internal Kamis, 4 Juli 209 09.30 – 11.00 wib debat capres & cawapres BEM 13.30 –  got talent Jum’at, 5 Juli 2019 08.30 – 11.30 wib Lomba tradisional 19.30 – 00.00 […]

  • Presiden Prabowo Dijadwalkan Panen Raya Udang di Petanahan

    Presiden Prabowo Dijadwalkan Panen Raya Udang di Petanahan

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.049
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, Presiden dijadwalkan memimpin panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) yang berlokasi di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan. Adapun panen raya kali ini ditargetkan mampu menghasilkan komoditas udang hingga mencapai […]

  • Banjir Perkotaan

    Banjir di Perkotaan dan Problem Air Salah Jalan

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.121
    • 0Komentar

    Pembangunan sistem drainase perkotaan dengan anggaran yang cukup besar tentu menjadi momentum untuk melakukan penataan secara menyeluruh. Harapannya tidak hanya di jalan-jalan protokol, tetapi sampai di gang-gang perkampungan yang kini saluran air sudah banyak yang tak berfungsi. Baca Juga: DPUPR Kebumen Anggarkan Rp 12 Miliar untuk Lanjutkan Penataan Koridor Jalan Pasuma Apresiasi atas perhatian Bupati […]

expand_less