Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Learn to Enjoy Caving, Gaspala SMAN 2 Kebumen Telusuri Gua Petruk

Learn to Enjoy Caving, Gaspala SMAN 2 Kebumen Telusuri Gua Petruk

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
  • visibility 9.154
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Berdasarkan data Indonesian Speleological Society (ISS), gua di kawasan Karst Gombong Selatan menjadi habitat berbagai spesies biota gua seperti kalajengking palsu, kalacemeti, dan kelelawar. Di mana Gua Petruk dihuni paling banyak spesies kelelawar.

Nama Gua Petruk berasal dari ornamen batuan di dalam gua yang mempunyai bentuk seperti hidungnya Petruk, nama tokoh Punokawan yang berbadan tinggi dan hidungnya sangat mancung. Karena penambangan phospat di masa penjajahan Belanda, batu berbentuk hidung Petruk tersebut putus dan kini sudah tak terlihat lagi.

Istirahat sejenak di ujung Gua Petruk. (Foto: Hari)

Perjalanan masuk ke dalam Gua Petruk dimulai pukul 10.25 WIB. Masing-masing kelompok berjalan beriringan. Sesekali saya menjelaskan beberapa ornamen yang ada di dalam gua.

Kami berjalan cukup cepat karena tidak ingin didahului oleh rombongan wisatawan lain di belakang kami. Pukul 11.00 WIB telah sampai di ujung gua. Setelahnya, istirahat sambil mendokumentasikan peserta.

Sekitar pukul 11.20 WIB, kami memutuskan kembali ke mulut gua. Meskipun ada opsi untuk melalui jalur punggungan bukit, namun karena belum hafal jalur punggungan, maka kami memutuskan untuk kembali menggunakan jalur di dalam gua.

Perjalanan kembali relatif lebih cepat. Meskipun di satu titik tertentu yakni ornamen batu lonceng, saya harus merelakan tidak berada di barisan depan.

Ini karena saya mendokumentasikan satu per satu peserta/kelompok di ornamen batu lonceng. Maka harus menunggu hingga barisan akhir melintas.

Di tengah perjalanan, kami berpapasan dengan beberapa wisatawan yang dipandu warga lokal. Juga rombongan sekolah lain yang sama-sama membawa peserta didiknya ke Gua Petruk.

Hingga akhirnya pada pukul 12.10 WIB kami sampai kembali di mulut gua yang menjadi titik start penelusuran.

Kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, sholat, dan makan. Tepat pukul 14.00 WIB kami bertolak dari objek wisata Gua Petruk untuk kembali ke SMAN 2 Kebumen.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalami Dugaan Kasus Pemotongan Dana KIP Kuliah, Kejari Kebumen Sebut 130 Mahasiswa jadi Korban

    Dalami Dugaan Kasus Pemotongan Dana KIP Kuliah, Kejari Kebumen Sebut 130 Mahasiswa jadi Korban

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen tengah mendalami dugaan kasus penyelewengan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Kebumen. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan terkait pemotongan dana bantuan yang seharusnya menjadi hak penuh para mahasiswa. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kebumen, Sulistyohadi, mengungkapkan bahwa saat ini […]

  • Polres Kebumen

    Kapolres bersama Bhayangkari Cek Pos Keamanan di Gereja dan Obwis

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    Objek Wisata Pantai Setrojenar dan Pandan Kuning Selain itu, rombongan juga menyambangi beberapa pos pengamanan di objek wisata, seperti Obwis Setro Jenar dan Obwis Pandang Kuning. Pos ini dinilai strategis karena berhubungan langsung dengan peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Kapolres AKBP Recky juga berpesan kepada personel agar tetap menjaga kesehatan selama […]

  • Bantuan Sarana Prasarana Pendidikan Senilai Rp 38 Miliar Diterima Pemkab Kebumen

    Bantuan Sarana Prasarana Pendidikan Senilai Rp 38 Miliar Diterima Pemkab Kebumen

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    “Dengan anggaran tersebut kita sudah mengangkat ribuan tenaga honorer menjadi PPPK. Tidak sebanyak di kabupaten lain. Meski begitu guru honorer yang belum kita angkat PPPK juga banyak, karena anggaran kita terbatas,” ucapnya. Bupati menyadari meski guru atau tenaga pendidik memiiliki kemampuan mengajar yang baik, namun jika tidak dibarengi dengan adanya sarpras yang memadai, maka hasilnya […]

  • Jembatan Tembana

    Nilai Sejarah dan Cagar Budaya Jembatan Tembana

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Teguh Hindarto
    • visibility 1.649
    • 0Komentar

    MUNGKIN Anda sudah melewati jembatan ini (yang sejak era kolonial sudah disebut Tembono brug) puluhan atau ratusan kali tanpa bisa menikmati secara langsung keindahan, kemegahan serta historisitasnya. Jembatan Tembana telah ditetapkan sebagai Struktur Cagar Budaya berdasarkan Keputusan Bupati No: 400.6.1/193/2025. Jika kita membandingkan dengan koleksi foto era Hindia Belanda (sekitar 1920-an) perihal keberadaan jembatan tua […]

  • Diduga Korsleting Saat Servis, Mobil Pikap di Pejagoan Hangus Terbakar

    Diduga Korsleting Saat Servis, Mobil Pikap di Pejagoan Hangus Terbakar

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 525
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Sebuah mobil pikap Mitsubishi TS 100 hangus terbakar saat tengah diperbaiki di sebuah bengkel di Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Sabtu 9 Mei 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada bagian mesin. Peristiwa bermula saat pemilik kendaraan sekaligus montir, Akhmaludin (32), mencoba menghidupkan mesin […]

  • Edukasikan Kebersihan Pantai, KKN-T IPB Gelar Coastal Clean Up di Pantai Hepii

    Edukasikan Kebersihan Pantai, KKN-T IPB Gelar Coastal Clean Up di Pantai Hepii

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.966
    • 0Komentar

    Senada dengan Qosim Jamaludin, Ketua Karang Taruna Desa Tanggulangin, Purwadi, mengapresiasi kegiatan ini. Menurut Purwadi, Coastal Clean Up menunjukkan kepedulian teman-teman KKN-T IPB terhadap lingkungan. “Ini juga sebagai bentuk edukasi bagi pengunjung, pengelola, dan pedagang di lokasi. Agar kita semua sadar bahwa pantai yang bersih maka memberikan rasa nyaman bagi semua pihak,” tandas Purwadi.

expand_less