Wabup Arif Sugianto Pimpin Satgas Penanganan Covid-19
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 18 Mar 2020
- visibility 2.998
- comment 0 komentar

Wakil Bupati Arif Sugiyanto menggunakan hand sanitizer. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen telah membentuk tim satuan petugas (Satgas) guna memaksimalkan penanggulangan virus Corona. Tim Satgas dipimpin oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dan melibatkan lintas sektor baik dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, Dinkes, BPBD, serta beberapa instansi terkait dalam menangkal penyebaran Covid-19.
“Satgas telah dibentuk, melibatkan unsur medis dan non medis ada unsur surveillance (pengawasan) dan penanganan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dokter HA Dwi Budi Satrio MKes video conference dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa, 17 Maret 2020.
Pemkab Alokasikan Anggaran untuk Penanganan Virus Corona

Forkopimda saat video converence dengan Gubernur Jateng. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Pemkab juga akan mengalokasikan anggaran guna penanganan virus corona. Anggaran tersebut akan digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana penunjang medis. Selain itu juga digunakan untuk membeli barang medis habis pakai apabila terdapat lonjakan pasien.
Selain itu, pihaknya telah melaksanakan rencana kegawatdaruratan. Antara lain perluasan tempat isolasi sebanyak tujuh ruang. Saat ini ruang isolasi dikebut untuk melengkapi sarana dan prasarana.
Lebih lanjut, dokter Budi Pihaknya menekankan agar jalur komunikasi antara pimpinan rumah sakit yang selalu rapat sampai dengan front office yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 penerapannya sampai pada pelaksana di garda depan.
“Kita rapat berkali-kali, namun sampai di pintu paling depan masih bermasalah,” kata Budi Satrio.
RSUD Dr Soedirman Siapkan Ruang Isolasi Khusus

Forkopimda meninjau persiapan di RSUD Dr Soedirman Kebumen. (Foto: Adzen-KebumenUpdate)
Sementara itu, RSUD Dr Soedirman (RSDS) Kebumen yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan lini kedua penanganan pasien terindikasi Covid-19 telah mempersiapkan ruang isolasi khusus. Ruangan yang disiapkan berada di IGD, ICU dan bangsal dengan 38 tempat tidur.
Adapun stok alat pelindung diri (APD) khusus Covid-19 sebanyak 60 buah, masker sebanyak 100.000, masker N95 sebanyak 140 dan kaca mata goggles sebanyak 31 buah. Yang perlu dibantu tabung VTM (Virus Transport Medium).
“Kami mohon bisa dibantu Pemprov Jateng,” ujar Bupati Kebumen Yazid dalam acara yang digelar di ruang Arungbinang Komplek Rumah Dinas Bupati itu.
Hadir Wakil Bupati Aris Sugiyanto, Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang dan Kepala Kejari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono. Terlihat hadir, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Dinas Kesehatan HA Dwi Budi Satrio, para Asisten Sekda, Kepala RSUD Kebumen dan Prembun, serta stakeholder terkait.
Tujuh Pasien Dalam Pengawasan, 16 Dalam Pengawasan
Usai melakukan video confrence dengan Gubernur, Bupati Yazid Mahfudz bersama rombongan mengecek bangsal di RSDS Kebumen. Bangsal tersebut yang akan dijadikan sebagai tempat khusus untuk merawat pasien Corona.
Dari data Dinas Kesehatan, di Kebumen terdapat 16 orang dalam pengawasan (OPD) dan tujuh orang pasien dalam pengawasan (PDP). Seseorang dikatakan masuk dalam kategori ODP apabila dia sempat bepergian ke tempat penyebaran virus corona. Sedangkan PDP merupakan pasien yang menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas. (ndo)







Saat ini belum ada komentar