Pomnas 2025 Siap Digelar di Jateng, Pacu Prestasi dan Ekonomi Daerah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 17 Jul 2025
- visibility 1.054
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Panitia Penyelenggara Pomnas 2025. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Jawa Tengah resmi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025 yang akan digelar pada 19–27 September 2025 di Kota Semarang dan Solo. Sekitar 5.000 atlet dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia dijadwalkan bertanding dalam ajang dua tahunan tersebut.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap gelaran ini. Menurutnya, Pomnas tidak hanya menjadi ajang adu prestasi olahraga, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengenalan potensi daerah.
“Jika ada event nasional di daerah kita, masyarakat juga akan berkembang. Ini menjadi penetrasi potensi olahraga sekaligus wilayah,” kata Luthfi saat menerima audiensi panitia Pomnas di kantornya, Kamis, 17 Juli 2025.
Infrastruktur dan Sistem Siap Dukung Sukses Event
Gubernur Luthfi menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah program pendukung, termasuk keberadaan Sekolah Menengah Keberangkatan Olahraga (SMKO) di Kompleks Jatidiri, Semarang. Ia juga memastikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) siap mengawal penyelenggaraan Pomnas secara maksimal.
Kepala Disporapar Jateng, Masrofi, menambahkan bahwa Pomnas 2025 merupakan yang pertama kali digelar di provinsi ini. Persiapan teknis dan anggaran telah dimatangkan, termasuk pemanfaatan Simpora, sistem pendaftaran daring yang mencatat seluruh peserta dari 38 provinsi di Indonesia.
“Kami akan berkolaborasi erat dengan penyelenggara agar acara ini berjalan lancar dan sukses,” tegas Masrofi.
Dorong UMKM dan Gairahkan Kota Tuan Rumah
Ketua Panitia Pomnas 2025, Heru Susanto, menyebutkan bahwa ajang ini akan mempertandingkan 17 cabang olahraga di berbagai kampus ternama. Di Semarang, pertandingan akan berlangsung di Undip, Unnes, Upgris, dan Unwahas. Sementara di Solo akan digelar di UNS dan UMS.
Menurutnya, kehadiran ribuan atlet dan ofisial akan memberikan dampak signifikan bagi sektor ekonomi lokal, terutama hotel, kuliner, dan UMKM.
“Pomnas akan membawa multiplier effect. Hotel penuh, kuliner dan UMKM ikut terdongkrak. Ini momentum besar bagi masyarakat Semarang dan Solo,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar