Pembangunan Shrimp Estate Senilai Rp 250 Miliar Dimulai April
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 12 Mar 2022
- visibility 4.244
- comment 0 komentar

Lokasi pembangunan shrimp estate di Desa Tegalretno, Petanahan. (Foto: Padmo)
Selain itu pembangunan tambak udang juga didesain menyerap tenaga kerja lokal. Tidak hanya menyerap tenaga lokal, juga akan dilakukan pembuatan fungsi lindung pantai. Caranya dengan membangun sabuk hijau atau green belt.
“Dengan proyek senilai Rp 250 miliar, tentu akan menjadi magnet program pembagunan lain. Dengan kondisi kemampuan APBD yang terbatas, sehingga sangat beruntung program ini bisa turun di Kebumen,” ujar Joni Hernawan.
Berikan Pemahaman

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyuapi kepada desa. (Foto: Padmo)
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto menyebutkan luas kawasan Shrim Estate di pesisir selatan Kebumen seluas 100 hektare dengan produtifitas 40 ton/ha/siklus. Dengan target produksi 50 Ha (2,5 siklus) atau 5.000 ton/tahun dengan nilai produksi 5.000.000 x 80.000 sama dengan Rp 400 miliar/tahun.
Nilai tersebut dengan asumsi harga rata-rata udang vaname Rp 80.000/kg. Dengan nilai tersebut, shrimp estate menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sebesar Rp 7,4 miliar.








Saat ini belum ada komentar