Peletakan Batu Pertama 80.000 Gerai Koperasi Desa, Momentum Kebangkitan Ekonomi Rakyat
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 17 Okt 2025
- visibility 347
- comment 0 komentar

ALIAN (KebumenUpdate.com) – Pembangunan fisik 80.000 gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dimulai secara serentak di 800 desa/kelurahan di seluruh Indonesia pada Jumat, 17 Oktober 2025. Momen penting ini sekaligus bertepatan dengan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Untuk Kabupaten Kebumen, acara peletakan batu pertama dipusatkan di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, menempati bekas gedung SDN 3 Bojongsari.
Hadir Wakil Bupati Zaeni Miftah, Dandim Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, Wakapolres Faris Budiman, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sulistyohadi, pimpinan OPD, Kepala BULOG Selang Sidik Sugiarto, forkopimcam Alian, Kepala Desa Bojongsari, dan pengurus Kopdes Merah Putih.
Sebelum prosesi peletakan batu pertama, para peserta menyaksikan tayangan video konferensi dari pemerintah pusat/Kementerian Koperasi yang menandai dimulainya tahap operasional KDKMP pada Oktober 2025.
Prosesi peletakan batu fondasi kemudian dilakukan secara berurutan oleh Wakil Bupati, Dandim, Wakapolres, perwakilan Kejaksaan, dan Kepala Desa dengan menuangkan adukan semen dan batu.
Dalam sambutannya, Dandim Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menegaskan bahwa program KDKMP adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi perekonomian masyarakat.
“Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan ketahanan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, memutar roda perekonomian, dan memaksimalkan potensi desa,” ujarnya.
Senada dengan Dandim, Wakil Bupati Zaeni Miftah menekankan kembali konsep ekonomi koperasi sebagai soko guru nasional yang tumbuh dari dan oleh anggota.
“Tentu ini menjadi harapan untuk mengangkat nilai-nilai ekonomi pada semua anggota yang tergabung pada Kopdes. Kami berharap (KDKMP) menjadi soko guru bagi perekonomian di desa,” kata Wabup Zaeni Miftah.
Upaya Pengentasan Kemiskinan Kebumen
Wabup Zaeni juga menyampaikan bahwa KDKMP adalah bagian tak terpisahkan dari upaya pengentasan kemiskinan. Ia menyoroti posisi Kabupaten Kebumen yang baru saja bergeser dari kabupaten termiskin menjadi nomor dua di Jawa Tengah.
“Kami berharap bisa menjadi 10 kabupaten terkaya se-Jawa Tengah,” harapnya yang disambut ucapan amin dan tepuk tangan hadirin.
Desa Bojongsari sendiri memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, di antaranya pembibitan genjah entok serta UMKM dengan produk seperti peci, topi, dan jas hujan. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar