Nomor 1 Kasus LSD di Jateng, Pemkab Kebumen Gencarkan Vaksinasi untuk Sapi
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 15 Mei 2023
- visibility 1.279
- comment 0 komentar

Sapi yang telah divaksin nantinya akan diberi tanda anting di telinga, kemudian dimasukan datanya ke Isikhnas. Yaitu sistem informasi kesehatan hewan Indonesia yang mutakhir. Dengan sistem ini data sapi yang telah tervaksin bisa dipantau secara nasional, baik jenis, kepemilikan, dan kesehatanya.
Perkembangan kasus virus Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sapi-sapi di Kabupaten Kebumen cukup memprihatinkan. Saat ini setidaknya ada 4.976 kasus LSD di Kebumen. Ini menjadikan Kabupaten Kebumen ranking satu kasus LSD terbanyak di Jawa Tengah.
Baca juga: Usai Kasus PMK Pada Hewan Ternak, Kali Ini Muncul Virus LSD
“Dengan banyaknya kasus di Kebumen, kita tidak henti-hentinya meminta tambahan vaksin karena tentu saja vaksin yang saat ini tersedia belum mencukupi, dan target kita semua sapi bisa diberikan vaksin,” jelasnya.
Anggarkan Bantuan untuk Peternak
Selain itu, pemerintah berupaya memberikan bantuan sapi kepada peternak, terutama kepada petani yang sapinya mati karena LSD. Data sementara di Kabupaten Kebumen ada 37 sapi yang mati karena terserang LSD.







Saat ini belum ada komentar