Update
light_mode
Beranda » News » Konservasi Penyu Kali Buntu Dilirik Internasional

Konservasi Penyu Kali Buntu Dilirik Internasional

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
  • visibility 1.870
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masyarakat Kebumen patut berbangga karena memiliki tempat konservasi penyu, hewan laut langka yang kini masuk dalam salah satu binatang yang dilindungi. Konservasi penyu berada di Kali Buntu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan bahwa bukan masyarakat Indonesia yang berminat pada konservasi penyu Kali Buntu. Dunia luar pun sudah banyak yang mencari tahu tentang eksistensi satu-satunya konservasi penyu di Kebumen ini.

“Ini tak kasih tahu ya, Jogosimo ini punya konservasi penyu yang sudah mendapat sorotan dunia internasional. Ada orang Prancis yang sudah komunikasi dengan saya bertanya tentang konservasi penyu,” ujar Bupati saat penyerahan bantuan alat dari KKP untuk kelompok konservasi penyu, Senin 9 Agustus 2021.

Baca Juga: 180 Ekor Tukik Dilepasliarkan di Pantai Jogosimo

“Mereka nanya ke saya, apakah ini benar ada konservasi, atau hanya sekadar bualan. Terus kita sampaikan, yang pasti saya tidak tahu, kecuali kalian datang ke sini. Nanti kalian tahu sendiri. Kita tugasnya hanya bekerja bagaimana agar penyu-penyu di sini tetap lestari,” tambah Bupati mengungkapkan.

Lestarikan Alam

Bupati menilai masyarakat sudah cukup baik, karena memiliki kesadaran tinggi untuk melindungi binatang langka seperti penyu dari kepunahan. Caranya dengan mengambil telur-telur penyu  lalu menetaskan dalam satu tempat khusus, kemudian melepasliarkan lagi.

“Masyarakat di sini berusaha melestarikan alam dengan melindungi dan merawat penyu-penyu dari pemburuan liar, agar habitat penyu tetap terjaga. Ini demi masa depan anak cucu kita lagi, jangan sampai generasi penerus kita anak-anak Kebumen tidak tahu penyu, bahkan tidak bisa melihatnya lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Kelompok Ini Selamatkan Ratusan Telur Penyu dari Tangan Pemburu

Bupati pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang yang sudah menyerahkan sejumlah alat-alat untuk mendukung kerja kelompok konservasi Jogosimo.

“Jadi kalau kita mau merawat alam ini dengan baik, Insya Allah akan mendatangkan keberkahan. Alhamdulillah bantuan dikirim untuk mendukung kinerja para kelompok konservasi. Ini harus kita syukuri,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan antara lain berupa sarana kendaraan transportasi pemantauan penyu, sarana peralatan pemantauan, sarana perlengkapan personal, dan sarana peralatan sosialisasi.

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Java Balloon Attraction 2025

    Java Balloon Attraction 2025 Siap Hiasi Langit Wonosobo

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 811
    • 0Komentar

    WONOSOBO (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 36 balon udara akan menghiasi langit Wonosobo dalam gelaran Java Balloon Attraction 2025 yang akan digelar di Taman Rekreasi Kalianget, Minggu, 6 Juli 2025. Event ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-200 Kabupaten Wonosobo, yang mengusung tema Creative, Culture, Beauty. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, menyebut […]

  • Pendapatan Asli Daerah

    Pendapatan Asli Daerah Turun dari Tahun Sebelumnya, Ini Penjelasan Bupati Kebumen

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.954
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan mengapa pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kebumen mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.  Bupati menyebutkan bahwa penurunan PAD disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu penyebabnya adalah pihaknya tidak menaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang bisa membenani masyarakat. Pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan PAD disebut kerena pemerintah berani menaikan […]

  • UNIMUGO

    UNIMUGO Sambut 1.028 Mahasiswa Baru Lewat MASTA PMB 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Anindya Astadewi
    • visibility 447
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 1.028 mahasiswa baru resmi memasuki lingkungan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) pada Tahun Akademik 2026/2027. Mereka mengikuti Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (MASTA PMB) yang berlangsung selama tiga hari, 29 September hingga 1 Oktober 2026. MASTA PMB menjadi tahapan awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan dunia perguruan tinggi. Selain mengenal kampus, […]

  • Perang Iran-Israel: Analisa PESTEL terhadap Ketidakstabilan Ekonomi dan Kekacauan Rantai Pasok

    Perang Iran-Israel: Analisa PESTEL terhadap Ketidakstabilan Ekonomi dan Kekacauan Rantai Pasok

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.773
    • 0Komentar

    Oleh: Monica Desvi Lesta Putri PERANG antara Iran dan Israel yang terus berlanjut saat ini bukan hanya menjadi isu regional, tetapi juga berpotensi memicu ketidakstabilan ekonomi global yang lebih luas. Latar belakang terjadinya konflik ini sangat kompleks, melibatkan sejarah panjang perseteruan antara kedua negara, yang dipicu oleh perbedaan ideologi, kepentingan geopolitik, dan rivalitas regional. Iran, […]

  • Mageri Segoro

    Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 967
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan bersinergi dengan Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara dan pihak terkait untuk menggalakkan penanaman mangrove dan rehabilitasi hutan pantai. Fokus awal adalah wilayah pesisir Pantau Utara Jawa Tengah yang sedang menghadapi ancaman abrasi dan penurunan tanah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah menginisiasi program Mageri Segoro. Program tersebut […]

  • Miliki Keunggulan, 3 Desa di Kebumen Jadi Pilot Project Smart Village (Desa Cerdas)

    Miliki Keunggulan, 3 Desa di Kebumen Jadi Pilot Project Smart Village (Desa Cerdas)

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 9.746
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Usai meluncurkan program subsidi harga pangan strategis atau pasar murah, Bupati Arif Sugiyanto melaunching program Smart Village atau Desa Cerdas. “Desa yang cerdas, pembangunan terarah sekarang ini jadi bagian pokok untuk mewujudkan kemajuan bangsa. Jadi kalau ingin ke depan Indonesia kuat, harus dibangun dari lini terendahnya,” kata bupati di Pendopo Kecamatan Kebumen, […]

expand_less