Inspiratif, Anggota Polisi di Kebumen Sukses Bertani dan Beternak Sapi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 25 Okt 2022
- visibility 3.180
- comment 0 komentar

Aipda Rahmat Basuki memberi pakan sapi. (Foto: Wawan)
Setiap harinya, selepas bertugas ayah tiga anak ini turun ke sawah, berkebun mengolah aneka macam jenis tanaman mulai dari tanaman buah seperti pisang, jambu, alpukat, pepaya, tomat, cabai, palawija, dan rumput pakan ternak.
Meski hanya memiliki kemampuan bertani secara otodidak dan ilmu bercocok tanam warisan orang tua, dirinya bertekad ingin menggeluti serius dunia pertanian. Karena hasil yang didapatkan dari bertani mampu menghidupi kebutuhan keluarga.
“Hasil bertani alhamdulillah, bisa untuk membiayai anak-anak sekolah. Apa lagi saya ingin anak saya sekolah yang tinggi sampai jenjang universitas,” harapnya.
Suka Duka Jadi Petani

Aipda Rahmat Basuki budidaya tanaman media tanam polybag. (Foto: Wawan)
Bertani menurutnya bukan hanya tentang soal gengsi, terlebih saat ini bertani sudah didukung dengan teknologi pertanian yang semakin maju. Dan hal ini dinilainya sebagai pilihan profesi yang menghasilkan untuk ekonomi keluarga.
“Memang tidak mudah bertani, banyak hambatan yang harus dilewati terutama cuaca ekstrim seperti saat ini mas. Hasil tanam yang baik memang memuaskan, tapi harga jual sering anjlok ketika musim panen tiba. Bahkan, kerap kali gagal panen,” katanya.
Kini, pengetahuannya di bidang pertanian dicurahkan untuk mengelola lahan produktif. Saat ini dirinya sedang mengembangkan tanam cabai dan tomat melalui media tanam polybag di rumahnya.







Saat ini belum ada komentar