Rombongan Peternak Berwisata ke Pantai Setrojenar Menunggangi Sapi PO
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 1 Mar 2022
- visibility 2.912
- comment 0 komentar

Pergi ke pantai menunggani sapi PO. (Foto: Istimewa)
Ternyata tidak sedikit dari para pengunjung yang tertarik dan ingin mencoba menunggang sapi tersebut. Ada yang hanya sekadar untuk berfoto ria. Namun ada pula yang berkeliling tepian pantai sambil menunggangi sapi jumbo tersebut.
Agenda Rutin

Warga berpose di atas sapi PO. (Foto: Istimewa)
Koordinator Komunitas Sapi Tunggang Sarwono menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap 40 hari sekali. Para anggota Komunitas Sapi Punggang PO Kebumen berkumpul. Dari 40 anggotanya, pada kesempatan ini hanya ada 18 ekor sapi yang bisa hadir.
Bagi para penonton yang ingin berfoto juga dipersilahkan. Bahkan bagi pengunjung wisata Pantai Setrojenar yang ini ingin menunggang sapi sambil menyusuri pantai juga dilayani dengan tetap dijaga keselamatannya oleh tim yang sudah profesional.
“Sebagai orang kebumen dirinya berharap event ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas sapi PO agar lebih dikenal oleh masyarakat secara luas. Sehingga kedepannya harganya pun akan lebih bagus,” ujarnya.
Butuh 18 Bulan

Menikmati pantai dari atas punggung sapi PO. (Foto: Istimewa)
Sementara itu, salah satu peternak sapi dari wilayah Mirit Suryono menambahkan, untuk menyiapkan anakan sapi yang jinak dan siap untuk ditunggangi butuh waktu sekitar 18 bulan sampai dua tahun.
Cucu, seorang pengunjung yang mencoba naik sapi tunggang tersebut mengaku awalnya takut bahkan dirinya pernah jatuh dari punggung sapi.
“Kali ini sudah yang ke empat kali menunggang sapi. Jadi sudah tidak canggung lagi,” katanya.








Saat ini belum ada komentar