Penantian 10 Tahun Terbayar, Kun Choerun Nisa Sabet Emas Cabor Petanque Nomor Shooting Women
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 101
- comment 0 komentar

SEMARANG (KebumenUpdate.com) — Perjuangan panjang atlet petanque asal Kebumen, Kun Choerun Nisa, akhirnya berbuah manis. Tampil di partai final cabor petanque nomor shooting women melawan kontingen Kota Surakarta, Nisa sukses keluar sebagai juara dan mempersembahkan medali emas bagi Kabupaten Kebumen.
Pertandingan yang digelar di Griya Wiyata Patemon, Gunung Pati, Semarang, Senin 26 Oktober 2026 berlangsung sengit.
Saat kedudukan poin sementara imbang 3-3 menjelang petang, pertandingan sempat dihentikan sementara guna menunggu penambahan lampu penerangan dari panitia. Laga kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 18.30 WIB.
Meski harus bertanding di malam hari, Nisa mengaku tidak mengalami kendala berarti. Suasana malam yang lebih tenang justru membuatnya merasa lebih nyaman dalam fokus membidik sasaran.
Prestasi gemilang ini menjadi momen yang sangat emosional baginya. Pasalnya, medali emas ini merupakan pencapaian tertingginya selama satu dekade berkarier sebagai atlet sejak 2016.
“Ini medali pertama saya setelah penantian 10 tahun menjadi atlet Kebumen. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, dan teman-teman semuanya,” ujar atlet asal Desa Wirogaten, Kecamatan Mirit, Kebumen, tersebut.
Sementara itu, Pelatih Petanque Kebumen, Subur Indriawan, mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras dan mental baja yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari ikhtiar luar biasa Nisa, termasuk rutin berpuasa Senin-Kamis selama masa persiapan dan latihan.
Terkait adaptasi bermain dari sore hingga malam hari, Subur menilai hal tersebut sudah menjadi makanan sehari-hari bagi para atlet petanque. Ia bahkan mengenang pengalaman ekstrem saat babak pra-Porprov sebelumnya, di mana para atlet harus bertanding dalam kondisi cuaca ekstrem dari pagi hingga dini hari.
“Kemarin waktu di pra-Porprov bahkan sampai lapangan banjir. Jadi, pokoknya dari kondisi kering, basah, hingga kering lagi sudah biasa dalam petanque,” jelas Subur.
Sebelum melaju ke partai puncak, Nisa lebih dulu mengamankan tiket final usai mengalahkan perwakilan dari Kabupaten Boyolali di babak semifinal.
Dengan tambahan emas dari nomor shooting women ini, perolehan medali sementara Kontingen Kebumen kian bertambah dengan mengoleksi total 8 medali, yang terdiri dari 2 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Adapun rangkaian nomor pertandingan cabor petanque lainnya akan kembali dilangsungkan pada esok hari. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar