Breaking News
light_mode
Beranda » News » Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas: Jalan Keluar Kebumen dari Predikat Kabupaten Termiskin

Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas: Jalan Keluar Kebumen dari Predikat Kabupaten Termiskin

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 951
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Dialog Pendidikan dengan tajuk Membangun Sinergi untuk Pendidikan yang Berkualitas di Kabupaten Kebumen.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabumian, Selasa 5 Agustus 2025 ini bertujuan mencari solusi bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kebumen, yang hingga kini masih menyandang predikat kabupaten termiskin di Jawa Tengah.

Foto bersama usai penyerahan cenderamata di acara dialog pendidikan. (Foto: Hari)

Tampak hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Ketua I DPD RI/Ketua PGRI Jawa Tengah Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum., Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, serta Ketua PGRI Kebumen Dr. Agus Sunaryo, M.Pd.

Selain itu, hadir pula jajaran kepala dinas terkait, kepala sekolah, pengawas, hingga tenaga kependidikan se-Kabupaten Kebumen.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kebumen Agus Sunaryo menekankan pentingnya sinergi dari seluruh komponen pendidikan, dari level terendah hingga tertinggi, untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Kebumen.

“Semua komponen pendidikan di Kebumen harus berkontribusi bersama untuk memajukan pendidikan,” ujarnya.

Pendidikan Karakter adalah Kompas Masa Depan

Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menyoroti bahwa pendidikan adalah kunci masa depan Kebumen. Menurutnya, pendidikan bukan hanya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Ilmu pengetahuan tanpa akhlak ibarat kapal tanpa kompas. Kita banyak melihat persoalan bangsa yang timbul bukan karena kurangnya kecerdasan, tetapi karena rapuhnya moral dan lemahnya integritas,” tegas Bupati Lilis.

Ia berpesan agar anak-anak tidak hanya dibekali penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong royong, dan rasa cinta tanah air.

Tantangan Pengangguran dan Kompetensi Lulusan

Senada dengan Bupati Lilis, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, menyebut bahwa predikat kabupaten termiskin yang disandang Kebumen menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan.

Ia memaparkan tiga aspek penting dalam pendidikan berkualitas, yaitu pemerataan, kualitas, dan relevansi.

Dokter Reza juga mengungkapkan data yang memprihatinkan, yaitu angka pengangguran tertinggi di Jawa Tengah saat ini didominasi oleh lulusan sarjana, menyusul lulusan SMA dan SMK di tahun-tahun sebelumnya.

“Fenomena ini harus disadari, bahwa ijazah tidak selalu menjamin kompetensi,” jelasnya.

Ia berharap PGRI dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan dan menyediakan pendidikan berkualitas di Kebumen untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

Fokus pada Karakter dan Spiritual

Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr. H. Muhdi, menegaskan bahwa kata kunci untuk mengatasi kemiskinan di Kebumen ada pada pendidikan.

Menurutnya, menyambut era Society 5.0 kuncinya adalah tingkat pendidikan yang tinggi, bukan hanya cerdas secara intelektual dan emosional, melainkan juga spiritual.

“Orang cerdas belum tentu sukses. Orang sukses memiliki banyak kecerdasan emosional. Tapi orang sukses bisa berbahaya karena dia selalu berpikir untuk kepentingan dirinya,” terang Muhdi.

Oleh karena itu, Muhdi sepakat dengan Bupati Lilis bahwa fokus pendidikan masa depan harus pada penguatan karakter, moral, dan keteladanan.

Ia juga mengingatkan pentingnya kualitas SDM untuk menyambut bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia.

Muhdi bahkan mengutip kisah bangkitnya Jepang pasca-bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, di mana yang ditanyakan oleh kaisar bukanlah jumlah tentara yang tersisa, melainkan jumlah guru.

“Karena kalau masih ada guru, negara bisa bangkit, dan itu terbukti,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gazeela FC Juara I Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora

    Gazeela FC Juara I Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.776
    • 0Komentar

    PURWOREJO (KebumenUpdate) – Gazeela FC Purworejo berhasil menjuarai Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora 2019 Korwil Kedu. Turnamen yang berlangsung 23 – 26 Juni 2019 di Lapangan Yonif 412 Purworejo itu diikuti oleh 16 tim dari Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung Wonosobo, dan Kebumen. Atas prestasi itu, Gazeela FC berhak mewakili Korwil Kedu […]

  • Mengenang Pendakian Gunung Slamet, Sebuah Catatan Usang dari 12 Tahun Silam (1)

    Mengenang Pendakian Gunung Slamet, Sebuah Catatan Usang dari 12 Tahun Silam (1)

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 712
    • 0Komentar

    MEDIA sosial dalam 24 jam terakhir cukup ramai dengan berita ditemukannya jenazah almarhum Syafiq Ali (18) di Gunung Slamet Jawa Tengah, yang telah hilang selama 17 hari. Turut berdukacita sedalam-dalamnya. Sebagai seorang yang pernah hobi naik gunung, memori di kepala lantas memutar rekaman usang gambaran-gambaran di sana. Yang masih teringat jelas tidak lain dan tidak […]

  • Suci Syahrini

    Viral Mirip Syahrini, Suci Penjual Mendoan Amba Keluarkan Single Perdana

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 21.718
    • 0Komentar

    “Nelongsone ati iki krungu kowe ngiket janji Mbrebes mili moto iki weruh kowe kalung melati Bendungan Sempor sing dadi saksi Roso tresno iki wis kepati-pati” PETIKAN lirik tersebut merupakan single perdana dari Suci Sotang si penjual tempe mendoan amba di Waduk Sempor Kebumen yang viral karena mirip artis Syahrini. Mengambil genre lagu campursari bertajuk Bendungan […]

  • Pesta Pernikahan

    Bupati Kebumen Kembali Ijinkan Pesta Pernikahan, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.986
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz memberikan izin terhadap penyelenggaraan pesta pernikahan di Kabupaten Kebumen. Meski demikian, ada beberapa persyaratan yang harus lengkapi. Antara lain keharusan pengajuan izin dan koordinasi secara berjenjang. Mulai dari pemerintah desa hingga kecamatan serta pihak terkait. Keharusan lain yang juga harus dipenuhi yakni pelaksanaan pesta pernikahan diwajibkan menerapkan […]

  • Bupati Kebumen Lantik 3 Kepala Dinas dan 13 Pejabat Administrator, Berikut Daftar Lengkapnya

    Bupati Kebumen Lantik 3 Kepala Dinas dan 13 Pejabat Administrator, Berikut Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani melantik dan mengambil sumpah 16 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Selasa 18 November 2025. Acara pelantikan yang digelar di Pendopo Kabumian ini meliputi pengisian tiga jabatan eselon II hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, serta 13 pejabat administrator lainnya. Tiga pejabat eselon II.B yang dilantik […]

  • dr Sylvi

    Gelar Penyuluhan Kesehatan, Desa Candimulyo Hadirkan dr Sylvi

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.399
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Desa Candimulyo, Kecamatan Kebumen menggelar penyuluhan kesehatan bagi warganya, Rabu 7 Desember 2022. Kegiatan yang berlangsung di kantor desa setempat itu diikuti oleh kader PKK dan warga masyarakat. Yang istimewa, selain menghadirkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kebumen I, kegiatan tersebut juga mengundang pembicara dr Sylvi Febriza Rizkasari MKed (Ped) SpA, dokter […]

expand_less