RSUD dr Soedirman Tambah Layanan Deteksi Dini Kanker Serviks
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 3 Sep 2021
- visibility 2.260
- comment 0 komentar

Direktur RSUD dr Soedirman Kebumen dr Widodo Suprihantoro MM menyampaikan sambutan. (Foto: Padmo)
Tambahan layanan pada RSDS Kebumen, imbuh dokter Widodo, secara umum diharapkan dapat secara optimal mendukung kebutuhan layanan kesehatan paripurna bagi masyarakat Kebumen. Sedangkan secara khusus bisa menurunkan angka prevalensi penyakit kanker serviks, angka kematian ibu melahirkan, hingga menurunkan angka kematian bayi baru lahir di Kebumen.
“Pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kebumen secara luas,” katannya seraya menyebutkan sosialisasi tersebut sekaligus lebih mengenalkan tambahan layanan baru kepada masyarakat agar pemanfaatannya bisa optimal.

Dokter Sunardi SpOG menyampaikan materi. (Foto: Padmo)
Dokter Sunardi Sp OG menjelaskan bahwa kanker serviks merupakan penyakit ganas yang banyak diderita wanita di bagian leher rahim atau serviks uteri. Berdasarkan data (WHO, 2014) kasus baru kanker serviks sekitar 20.928 dan kematian akibat kanker serviks dengan persentase 10,3%.
Baca Juga: Ultah Pertama, Gombong Heritage Menyusuri Masjid Tua
Sekitar 90% atau 270.000 kematian akibat kanker serviks tahun 2015 terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Tingkat kematian yang tinggi dari kanker serviks secara global dapat dikurangi melalui pendekatan komprehensif yang mencakup pencegahan, diagnosis dini, screening yang efektif dan program pengobatan.
Pusat Data dan Informasi Kesehatan Kementerian RI (2015) menyatakan secara nasional prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia tahun 2013 sebesar 1,4% atau diperkirakan sekitar 347.792 orang. Penyakit kanker serviks merupakan penyakit dengan dua prevalensi tertinggi di Indonesia yakni 0,8%.







Saat ini belum ada komentar