Rangkul 94 Siswa, SRT 44 Kebumen Buktikan Pendidikan Gratis Tetap Berkualitas
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 39 menit yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar

PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 44 Kebumen menggelar kegiatan Open House pada Sabtu 17 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenalkan lebih dekat keberadaan serta program-program Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas, mengingat program strategis nasional ini masih memerlukan sosialisasi yang masif.
Acara diawali dengan penampilan hangat para siswa yang membawakan lagu “Ibu” karya Haddad Alwi dan “Ayah Ibu” dari grup musik Karnamereka. Tak hanya itu, perwakilan siswa juga membacakan puisi khusus sebagai ucapan ulang tahun untuk Presiden Prabowo Subianto.

Open house Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 44 Kebumen. (Foto: Hari)
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Rakyat Kebumen, Tri Puji Astuti, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan open house ini dilaksanakan secara serentak atas instruksi pusat. Momen ini juga menjadi ajang pembuktian perkembangan para siswa yang kini sudah mulai mengukir berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
”Satu tahun lalu saat pertama dilaunching awal Oktober, anak-anak masih sangat polos. Dalam waktu dua minggu, kami menjangkau 100 siswa tanpa melalui jalur PPDB atau SPMB, melainkan dijangkau langsung oleh tim pendamping. Sekarang, sudah ada siswa kami yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Karya Tulis tingkat Nasional,” ujar Tri Puji Astuti.
Tri Puji menjelaskan bahwa nama SRT 44 menandakan urutan pendirian secara nasional. Disebut ‘Terintegrasi’ karena sekolah ini dirancang mencakup berbagai jenjang pendidikan, meski saat ini di Kebumen baru menyelenggarakan jenjang SD dan SMP.
Saat ini, total peserta didik di SRT Kebumen mencapai 94 anak. Siswa lulusan SD secara otomatis dapat melanjutkan ke jenjang SMP di sekolah yang sama, sementara sebagian siswa lainnya dititipkan ke Sekolah Rakyat Banyumas karena keterbatasan kapasitas gedung.
Meskipun saat ini kegiatan belajar-mengajar masih menumpang di gedung SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), pemerintah memastikan fasilitas yang diberikan sangat memadai dan sepenuhnya gratis. Setiap siswa dibekali seragam, fasilitas laptop di kelas, serta akses laboratorium dan perpustakaan.
Dalam waktu dekat, sekolah ini juga akan menerima bantuan 5.000 buku dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Adapun pembangunan gedung permanen SRT Kebumen saat ini sedang berproses di Desa Nogoraji, Kecamatan Buayan, tepat di sebelah Batalyon Yon TP.
Kegiatan open house daerah ini juga terhubung secara langsung via zoom dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Dalam arahannya, Mensos mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan Sekolah Rakyat yang kini sudah menampung lebih dari 44.000 anak di 180 lokasi seluruh Indonesia.
”Mereka datang dari keluarga dengan berbagai keterbatasan. Ada yang sebelumnya hampir kehilangan rasa percaya diri dan harapan. Kini mereka menjadi lebih disiplin, berani, dan bersemangat mengejar cita-cita. Inilah yang ingin dicapai melalui Sekolah Rakyat: bukan sekadar mengajarkan ilmu pengetahuan, melainkan menghadirkan rehabilitasi sosial, membangun karakter, dan memulihkan rasa percaya diri,” tegas Mensos Gus Ipul.
Gus Ipul juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawasi, mendampingi, dan mendukung keberlanjutan program ini, karena keberhasilan Sekolah Rakyat merupakan tanggung jawab bersama.
Rangkaian acara open house di SRT 44 Kebumen kemudian ditutup dengan pementasan pidato dalam tiga bahasa—Inggris, Arab, dan Jepang—yang dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas sekolah dan asrama. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar