Bantu Kebutuhan Santri Kebumen, Wapres Gibran Kirim 300 Paket Sembako ke PP Al Hidayah Wonoyoso
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 47
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Senyum bahagia dan rasa syukur menyelimuti wajah para santri di Pondok Pesantren Al Hidayah Wonoyoso, Kebumen, Selasa 13 Oktober 2026.
Kehadiran 300 paket sembako dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menjadi angin segar yang menyokong kebutuhan harian sekaligus membakar semangat mereka dalam menimba ilmu agama.
Penyaluran bantuan logistik ini disambut hangat oleh pengurus maupun santri pesantren. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti untuk menopang kebutuhan operasional sehari-hari serta mendukung kelancaran kegiatan belajar dan beribadah di lingkungan pondok.
Perwakilan PP Salafiyah Al Hidayah Wonoyoso, Faisol Akmal, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian orang nomor dua di Indonesia tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas bantuan 300 paket sembako ini. Bantuan ini sangat berarti dan bermanfaat langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan para santri,” kata Faisol.
Faisol berharap kepedulian terhadap kesejahteraan santri dan dunia pesantren dapat terus berlanjut. Menurutnya, perhatian nyata seperti ini menjadi motivasi besar bagi para santri untuk makin giat memperdalam ilmu agama demi mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi masyarakat.
Kebahagiaan senada diungkapkan oleh Ahmad Farih Hasani, salah satu perwakilan santri. Ia mengaku bantuan tersebut membuat para santri merasa sangat diperhatikan oleh pemerintah pusat.
“Terima kasih kepada Bapak Wakil Presiden atas bantuan sembako ini. Semoga membawa berkah, dan Bapak Wapres selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan tugas negara,” tutur Farih.
Penyaluran sembako ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian sosial di Kabupaten Kebumen.
Dukungan berkelanjutan terhadap lembaga pendidikan keagamaan diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga para santri kelak mampu tumbuh menjadi pilar kemasyarakatan yang tangguh. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar