Alokasi DBHCHT 2026 Tembus Belasan Miliar, Bupati Lilis Pastikan Hak Buruh Pabrik Rokok Tersalurkan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 52
- comment 0 komentar

SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Di tengah tantangan ekonomi global yang menguji ketahanan finansial masyarakat, ribuan buruh pabrik rokok PT Mitra Prasmitha Selaras (MPS) Sempor, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026, Rabu 30 September 2026.
Penyaluran bantuan ini berlangsung di kantor PT MPS Sempor dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani kepada para karyawan serta perwakilan petani tembakau.
Momen ini juga menjadi ajang temu kangen karena disambut langsung oleh Direktur PT MPS Sempor yang juga merupakan mantan Bupati Kebumen, Rustriningsih.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas dedikasi para buruh pabrik rokok dan petani tembakau yang setiap hari gigih menggerakkan roda perekonomian daerah.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap para pekerja di sektor pertembakauan.
“Pada tahun 2026, Kabupaten Kebumen memperoleh alokasi DBHCHT sekitar Rp11,45 miliar. Khusus untuk program BLT ini, Pemkab Kebumen menyiapkan anggaran sebesar Rp3,04 miliar,” ungkap Bupati Lilis.
Berdasarkan data resmi, total penerima BLT DBHCHT di Kabupaten Kebumen tahun ini mencapai 4.546 orang dengan total anggaran yang digelontorkan menembus angka Rp2,72 miliar. Rincian penerima tersebut terdiri atas buruh pabrik rokok sebanyak 2.369 orang serta petani dan buruh tani tembakau sejumlah 2.177 orang.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 yang dibagi dalam dua tahap (Rp300.000 per bulan). Bupati berpesan agar dana tersebut dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan prioritas keluarga, seperti pangan, biaya pendidikan anak, maupun kesehatan.
Selain itu, Bupati Lilis juga mengajak masyarakat untuk aktif mendukung peredaran rokok legal serta menghindari peredaran rokok ilegal guna mendongkrak penerimaan negara.
Sementara itu, Direktur PT MPS Sempor, Rustriningsih, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas kehadiran Bupati Kebumen di tengah-tengah para karyawannya.
Ia menyebut para buruh perempuan di pabrik tersebut bukan sekadar diciptakan dari tulang rusuk, melainkan telah bertransformasi menjadi tulang punggung keluarga yang tangguh.
“Kehadiran Ibu Bupati hari ini menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak kami di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah. Kami juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Kebumen demi kemajuan daerah ke depan,” ujar Rustriningsih.
Dengan adanya kucuran bantuan ini, para buruh berharap sinergi antara pemerintah dan sektor industri padat karya terus terjalin erat demi menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat Kebumen di masa mendatang. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar