Breaking News
light_mode
Beranda » News » PMI Kebumen Laksanakan Baseline Survey di Empat Desa

PMI Kebumen Laksanakan Baseline Survey di Empat Desa

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
  • visibility 2.354
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest
Meningkatkan Kapasitas Komunitas Keluarga dan Sekolah Menuju Ketangguhan Bencana

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PMI Kabupaten Kebumen bekerjasama PMI Pusat dan Japanese Red Cross Society (JRCS) atau Palang Merah Jepang melaksanakan Baseline Survey di empat desa yang menjadi desa binaan dalam program dukungan dari Palang Merah Jepang. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung mulai Senin-Kamis, 14-17 Juni 2021.

Adapun empat desa yang menjadi sasaran ialah Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan, Desa Waluyorejo Kecamatan Puring, dan Desa Jladri Kecamatan Buayan.

1. Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Berbasis Masyarakat
PMI Kebumen

Enumerator mengumpulkan data dari responden. (Foto: Istimewa)

Program ini merupakan program kesiapsiagaan tanggap darurat bencana berbasis masyarakat dan sekolah di selatan Jawa yang akan dilaksanakan selama tiga tahun. Dalam kegiatan kali ini baru menyasar desa target. Baseline survey untuk sekolah akan dilaksanakan beberapa waktu ke depan.

Koordinator Lapangan Program Qosim Jamaluddin menjelaskan, kegiatan baseline survey ini dilaksanakan dengan berfokus pada pengetahuan, sikap, kebiasaan, dan praktik perilaku masyarakat terhadap bencana alam.  Kegiatan dilakukan untuk mencari data awal tentang demografi desa target, meningkatkan desain program lebih lanjut berdasarkan pengetahuan yang didapatkan dari survei. Juga sebagai dasar pembanding antara survei awal dan survei akhir sehingga mengetahui perubahan yang terjadi setelah dilakukan intervensi dalam program.

Baseline survey ini dilaksanakan dalam rangka mencari data terkait sikap, pengetahuan, dan perilaku masyarakat terhadap bencana. Setiap warga desa pasti memiliki pengalaman yang berbeda terkait bencana alam. Kami ingin mengetahui ini agar kedepannya kita bisa memilih strategi terbaik yang sesuai dengan kondisi desa untuk diintervensikan dengan tujuan kapasitas masyarakat terkait bencana bisa meningkat,” ungkap Qosim Jamaluddin.

2. Baseline Survey Melibatkan 60 Enumerator

Pelaksanaan kegiatan baseline survey melibatkan kurang lebih 60 enumerator yang berasal dari relawan PMI Kebumen dan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dari masing-masing desa target, 10 fasilitator, PMI Pusat dan juga dari Palang Merah Jepang.

Sebelum kegiatan, enumerator dilatih dan diberi pengetahuan tentang ringkasan program, metodologi dan pengambilan sampel survei, menggunakan kuesioner pengumpulan data, etika dalam penelitian, prosedur survei dan manajemen data. Selain itu juga dilakukan pencarian data dengan metode focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan beberapa unsur masyarakat seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu-ibu, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga pemuda desa.

“Dengan menghadirkan responden yang berbeda unsur diharapkan akan diperoleh pengetahuan tentang paradigma masyarakat yang berbeda dalam memandang bencana alam,” ujarnya.

3. Meningkatkan Kapasitas Menuju Ketangguhan Bencana.
PMI Kebumen

Enumerator mengumpulkan data dari responden. (Foto: Istimewa)

Secara umum, tujuan utama program ini ialah meningkatkan kapasitas komunitas sekolah dan keluarga menuju ketangguhan bencana. Hal ini mengingat Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang memiliki ancaman bencana alam cukup besar seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, gempa dan tsunami.

Di sisi lain sebagian besar masyarakat masih memiliki pengetahuan yang cukup minim tentang bencana. Hal ini tentu menjadi salah satu kerentanan yang berpotensi membuat kerugian baik harta maupun nyawa menjadi lebih besar. Peningkatan kapasitas masyarakat adalah salah satu bentuk mitigasi yang cukup strategis untuk dilakukan mengingat masyarakat adalah orang terdepan yang langsung berhadapan dengan bencana.

“Dengan kapasitas yang baik maka potensi kerugian harta maupun jiwa bisa ditekan menjadi lebih kecil,” ujarnya. (qosim/gita)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang Melanda Kebumen

    Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang Melanda Kebumen

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.234
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen sejak Rabu (4/3) sore membuat sejumlah sungai besar meluap. Salah satunya adalah Sungai Kedungbener yang meluap hingga mengakibatkan air menggani permukiman warga. Komplek Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen kebanjiran Kamis (5/3/2020). Air menggenangi pondok pesantren tertua di Kebumen tersebut hingga lebih […]

  • Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu

    Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Lima Abad Jadi Pusat Pendidikan Islam

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.611
    • 0Komentar

    KABUPATEN Kebumen memiliki ratusan pondok pesantren besar dan kecil yang tersebar di sejumlah kecamatan. Dari jumlah itu, ada beberapa pesantren yang berusia sangat tua. Salah satunya ialah Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu di Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen. Pesantren ini dirikan tahun 1475 M oleh seorang ulama asal Hadharamaut, Yaman yang bernama Syekh As Sayid Abdul […]

  • 175 Mahasiswa Keperawatan Stikes Muhammadiyah Gombong Dilatih Tangani Penderita Gawat Darurat, Ini Materi yang Dipelajari

    175 Mahasiswa Keperawatan Stikes Muhammadiyah Gombong Dilatih Tangani Penderita Gawat Darurat, Ini Materi yang Dipelajari

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.094
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Basic Trauma and Cardiovascular Life Support  (BTCLS) atau Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang perawat. Bahkan sertifikasi  kompetensi ini  menjadi salah satu persyaratan saat seorang perawat hendak bekerja di lembaga layanan kesehatan. Untuk itu, meski telah mendapatkan materi BTCLS di bangku perkuliahan, para mahasiswa […]

  • Menipu

    Duit Ratusan Juta Hasil Menipu Ludes untuk Berjudi, Warga Ambarawa Kini Masuk Bui

    • calendar_month Jum, 17 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.488
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen mengungkap kasus tindak pidana penipuan. Pria berinisial MRD (42) warga Desa Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang menjadi tersangka dalam kasus ini. Tersangka berhasil mendapatkan uang ratusan juta rupiah dari korban inisial HY (48) warga Desa Candiwulan, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol […]

  • Nyoblos dapat Hadiah Mau? KPU Kebumen Gelar Lomba Selfie

    Nyoblos dapat Hadiah Mau? KPU Kebumen Gelar Lomba Selfie

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.567
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen menggelar lomba selfie bagi pemilih dan KPPS.  Foto selfie dilaksanakan setelah memilih. Bagi masyarakat umum selfie dilaksanakan sendiri, sedangkan untuk KPPS swa foto  dilaksanakan secara berkelompok. Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi KPU Kebumen, Agus Hasan  Hidayat SSI MT menjelaskan, lomba foto selfie merupakan program KPU Pusat. Di daerah […]

  • Cerita Pendek: Koh Tsun

    Cerita Pendek: Koh Tsun

    • calendar_month Ming, 15 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.756
    • 0Komentar

    Cerita Pendek Ondo Supriyanto ITU adalah sifatnya. Walaupun beraneka pakaian bagus ia punya, Koh Tsun lebih suka memilih corak yang itu-itu saja. Ia sering memakai celana bahan dengan setelan hem putih kecoklatan yang kerahnya sudah tambalan. Beberapa sisi celananya ia biarkan menganga. Kalau diingatkan ia hanya tersenyum dan buru-buru mengalihkan pembicaraan. Koh Tsun selalu membela […]

expand_less