Maximus Trojan Juara I Pacuan Kuda Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 9 Mei 2022
- visibility 3.409
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen menyerahkan hadiah dan piala kepada juara. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Adapun kelas yang dilombakan meliputi Kelas A Sprint, Kelas Terbuka 2000, Kelas B, Kelas C Panjang dan Kelas C Sprint. Selain itu juga Kelas D Utama, Kelas D Madya, Kelas E, Kelas F, Kelas G, Kelas H, Kelas I dan Kelas J. Kemudian, Kelas Lokal A dan B, Kelas Lokal Tradisional A dan B, Kelas Calon Derbi (kuda muda), Kelas Pemula Perdana Kecil dan Besar.
“Kami bangga dengan kegiatan ini. Ini merupakan tradisi pacuan kuda yang sudah melegenda puluhan tahun. Meski sempat ditiadakan selama dua tahun, alhamdulillah tahun ini bisa kembali digelar saat Kebumen sudah dinyatakan zero Covid-19,” ujar Bupati yang didampingi Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama.
Sejak 1956

Bupati Kebumen menyerahkan hadiah dan piala kepada juara. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Dia menyatakan, tradisi pacuan kuda di Ambalresmi ini sudah berlangsung sejak tahun 1956 itu harus terus dilestarikan sampai kapan pun, karena ini adalah aset dari kearifan lokal masyarakat Ambal yang memiliki nilai positif, terutama untuk mendongrak ekonomi masyarakat.
“Ini adalah event yang bisa menggerakan ekonomi secara nyata, sangat real. Masyarakat berbondong-bondong datang ke sini. Aktivitas ekonomi masyarakat pun terlihat ramai, silih berganti setiap harinya. Dampak positifnya sangat dirasakan, masyarakat mendapat keberkahan dari acara ini,” jelasnya.
Bupati menginginkan agar lapangan tradisi pacuan kudu ini ke depan diperbaiki lagi biar lebih modern. Dengan harapan, pacuan kuda Ambal yang sudah dilirik masyarakat luar, bisa dijadikan untuk perlombaan kelas nasional yang sudah sesuai standar.
“Tentu kita ingin lapangannya agar lebih modern, tertata rapih. Potensi harus dikembangkan karena Kebumen harus mampu menjadi tuan rumah untuk event pacuan kelas nasional,” ucapnya.








Saat ini belum ada komentar