Putra Kebumen Irjen Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Ini Rekam Jejak Kariernya
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 323
- comment 0 komentar

Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo disambut pedang pora. (Foto: jogja.polri.go.id)
Pengalaman penugasannya tersebar di sejumlah wilayah. Pada 2012, ia dipercaya menjabat Kapolres Grobogan. Dua tahun berselang, Langgeng mengemban tugas sebagai Kapolres Klaten pada 2014.
Kariernya kemudian mengarah pada bidang pengelolaan personel. Pada 2016, ia menjabat Kasubbagsiswatperspsi Bagjiansis Rojianstra SSDM Polri.
Pada 2018, Langgeng mendapat penugasan sebagai Kepala Biro SDM Polda Banten. Setahun kemudian, ia bertugas sebagai Kabagdiapers Rodalpers SSDM Polri, sebelum menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Dalpers SSDM Polri pada 2020.
Pengalaman di bidang pengembangan sumber daya manusia berlanjut ketika Langgeng menjabat Karo SDM Polda Kalimantan Barat pada 2022. Pada tahun yang sama, ia mendapat penugasan sebagai Karo SDM Polda Metro Jaya.
Puncak penugasannya di bidang pembinaan karier sebelum memimpin Polda DIY adalah jabatan Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) Staf Sumber Daya Manusia Polri. Ia menduduki posisi tersebut sejak 26 Juli 2024.
Rekam jejak itu menunjukkan pengalaman Langgeng dalam dua bidang utama, yakni tugas kewilayahan melalui jabatan kapolres dan pengelolaan personel melalui sejumlah jabatan struktural di lingkungan SSDM Polri.
Langgeng Tekankan Program Polisi Bersama Masyarakat
Setelah dipercaya memimpin Polda DIY, Langgeng menempatkan penguatan komitmen personel sebagai salah satu langkah awal untuk mewujudkan program “Polisi Bersama Masyarakat”.
Dalam amanatnya saat serah terima Pataka Polda DIY, ia menekankan bahwa pelayanan kepolisian yang baik harus berangkat dari niat pengabdian, kesadaran menjalankan kewajiban, serta tanggung jawab setiap anggota.
“Untuk mewujudkan ‘Polisi Bersama Masyarakat’, hal pertama yang harus dilakukan adalah penguatan komitmen untuk konsisten berbuat kebaikan, menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Kita memerlukan ‘bahan bakar’ yang menggerakkan pikiran dan hati, yaitu niat positif dan keinginan luhur untuk mengabdi kepada masyarakat,” tegas Langgeng.
Ia juga meminta seluruh personel melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan. Upaya tersebut mencakup penguatan kompetensi teknis sekaligus pembentukan kepribadian agar anggota mampu menjalankan tugas secara profesional.
Menurut Langgeng, nilai spiritual dan niat yang baik perlu menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Namun, komitmen tersebut juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata ketika anggota memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya ajak seluruh personel Polda DIY untuk meluruskan niat, menata diri dan menjalankan tugas dengan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, program Kapolri Polisi Bersama Masyarakat dapat menjadi nyata dalam setiap langkah pengabdian sehingga Polisi mampu menjadi role model perekat bangsa,” ujarnya.
Usung Visi Yogyakarta Aman dan Tertib
Dalam kepemimpinannya, Langgeng membawa visi terwujudnya Yogyakarta yang aman dan tertib. Polda DIY juga menempatkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat sebagai misi utama institusi.
Komitmen tersebut mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta dukungan terhadap program pemerintah pusat dan daerah.
Langgeng menekankan agar jajaran Polda DIY menjalankan tugas secara adaptif, humanis, adil, transparan, profesional, dan akuntabel. Ia juga meminta seluruh personel menjaga soliditas, integritas, serta kehormatan institusi Polri. Makin Tahu Indonesia
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet







Saat ini belum ada komentar