Tradha Foundation Adakan Bersih-Bersih Sampah Bersama 300 Anak Muda
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 55 menit yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar

ALIAN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026, Tradha Foundation yang dipimpin langsung oleh dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di Desa Krakal, Kecamatan Alian, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan World Cleanup Day Kebumen dan Saka Kalpataru Kebumen ini berfokus pada pembersihan hulu Sungai Kedungbener sepanjang 200 meter.
Lebih kurang 300 peserta yang hadir merupakan generasi muda, mulai dari pelajar tingkat SMP, SMA, hingga mahasiswa. Melalui kerja sama dan semangat gotong royong para anak muda tersebut, aksi ini berhasil menghimpun dan membersihkan 840 kilogram sampah dari kawasan aliran sungai.
Sebagai motor penggerak kegiatan melalui Tradha Foundation, dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika—yang juga Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah sekaligus CEO Tradha Group—hadir langsung di tengah-tengah peserta untuk memberikan dukungan penuh.
Di sela-sela kegiatan, ia menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam merawat lingkungan, baik secara langsung maupun melalui ruang digital.
“Generasi muda saat ini memiliki ruang yang luas untuk menyampaikan berbagai hal melalui media sosial, termasuk kepedulian terhadap lingkungan. Generasi muda Kebumen perlu semakin sadar terhadap persoalan lingkungan di sekitarnya dan tidak ragu untuk mengambil peran dalam menjawab persoalan tersebut,” ujar dr. Reza Mardhika.
Sementara itu, Koordinator Aksi WCD Kebumen 2026, Asyam Putra Rayzan, mengapresiasi sinergi yang diinisiasi oleh Tradha Foundation ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi yang sangat baik bagi anak muda untuk terlibat langsung dalam aksi nyata.
“Kami berharap aksi ini tidak berhenti sebagai kegiatan bersih-bersih semata, tetapi menjadi pemantik kepedulian untuk terus menjaga sungai dan ekosistem DAS. Ketika masyarakat mulai memahami bahwa kondisi sungai juga dipengaruhi oleh perilaku kita sehari-hari, menjaga sungai dapat menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama,” ungkap Asyam.
Melalui inisiatif dari Tradha Foundation dan momentum World Cleanup Day ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat—mulai dari tidak membuang sampah ke badan air, mempertahankan vegetasi di sekitar aliran sungai, hingga menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan demi ekosistem Kebumen yang lebih baik.
Sampah seberat 840 kilogram yang terkumpul dari aksi ini selanjutnya akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk penanganan lebih lanjut. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar