Mitra Dagang Jenitri Bantu 54 Unit Hand Sprayer untuk Penanganan Covid-19
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 13 Apr 2020
- visibility 2.685
- comment 0 komentar

Perwakilan Mitra Dagang Jenitri China-Indonesia menyerahkan bantuan diterima Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. (Foto: Adzen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepedulian terhadap pandemi Coronavirus (Covid-19) datang dari berbagai elemen. Salah satunya datang dari Mitra Dagang Jenitri China-Indonesia yang memberikan bantuan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kebumen.
Para buyer jenitri itu menyerahkan bantuan berupa alat 54 unit hand sprayer atau alat penyemprot dan 5.000 sarung tangan kepada Pemkab Kebumen. Bantuan diterima langsung oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz di Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin, 13 April 2020.
Sumbangan Mitra Dagang Jenitri di Kebumen

Perwakilan Mitra Dagang Jenitri China-Indonesia berbincang dengan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. (Foto: Adzen)
Perwakilan para pengusaha jenitri asal Tiongkok Deni menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan sumbangan dari mitra dagang jenitri di Kebumen. Dia berharap bantuan itu dapat membantu penanganan Covid-19 di Kebumen.
“Kami berharap wabah Covid-19 segera teratasi. Sehingga jual beli jenitri di Kebumen kembali normal,” ujar Deni didampingi salah satu pengusaha jenitri Purwadi.
Dalam kesempatan itu Deni berbahasa Indonesia cukup lancar. Diketahui pria asli Tiongkok itu sudah tinggal tujuh tahun di kabupaten berslogan Beriman ini. Bahkan dia telah menikah dengan warga asli Pejagoan, Kebumen.
Bupati Apresiasi, Langsung Disalurkan Melalui BPBD

Serah terima bantuan hand sprayer dan sarung tangan medis. (Foto: Adzen)
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Mitra Dagang Jenitri China-Indonesia kepada Pemkab Kebumen. Bantuan itu langsung disalurkan untuk penanganan Covid-19 melalui BPBD Kebumen.
“Semoga kerjasama ini bisa ditingkatkan ke depannya,” pungkasnya.
Tampak hadir Plt Kalakhar BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Salam dan Kabag Humas Setda Kebumen Eko Purwanto.
Bisnis Jenitri Terdampak Pandemi Covid-19

Perwakilan Mitra Dagang Jenitri China-Indonesia berbincang dengan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. (Foto: Adzen)
Purwadi salah satu pengusaha jenitri di Kebumen mengakui mengakui bisnis jenitri di Kebumen terdampak terjadinya pandemi Covid-19. Omzetnya turun sampai 50 persen dari saat normal.
Selain pengiriman barang terkendala, saat ini para buyer dari Tiongkok tidak bisa masuk ke Kebumen. Dengan demikian jual beli hanya dilakukan secara online. Dampaknya dari jual beli online harga jual jenitri cukup rendah karena pembeli tidak bisa langsung melihat kualitas produknya.
“Misalnya barang yang sebelumnya bisa dijual Rp 2.000 per biji hanya laku Rp 500 per biji,” ujar Adi panggilan akrabnya. (ndo)











Saat ini belum ada komentar