Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Opini » Kebumen-Banjarnegara Itu Ibarat Tetangga yang Rumahnya Saling Membelakangi

Kebumen-Banjarnegara Itu Ibarat Tetangga yang Rumahnya Saling Membelakangi

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
  • visibility 29.249
  • comment 0 komentar

KEBUMEN dengan Banjarnegara merupakan dua kabupaten yang bertetangga. Ibarat rumah yang bersebelahan tetapi saling membelakangi, Kebumen-Banjarnegara itu dekat secara bangunan tetapi jauh dilihat dari interaksi penghuninya.

Meskipun bertetangga, kedua warga kabupaten ini masih belum berinteraksi  secara intens. Masing-masing jarang saling berkunjung karena akses yang menghubungkan kedua tetangga ini tidak mendukung.

Jalan utama yang menghubungan Kebumen-Banjarnegara adalah via Kecamatan Gombong-Sempor Kebumen dengan Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara. Jalan provinsi ini kondisinya mulus, tetapi kurang strategis lantaran jaraknya yang jauh dari kota. Jadi harus memutar cukup jauh untuk sampai pusat kota.

Banyak Pengendara Terjebak Jalan Rusak di Perbatasan

Sebenarnya ada jalur terdekat yang menghubungkan dua pusat kota yakni via Karangsambung melalui Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam dengan Kecamatan Pagedongan Banjarnegara. Dari sisi Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara sebenarnya jalan sudah mulus. Tetapi sesampai di perbatasan Kebumen jalan tidak layak dilalui kendaraan umum.

Bahkan beberapa waktu terakhir sering diberitakan adanya mobil yang terjebak di jalur tersebut. Dalam kasus ini,  para pengendara yang melalui jalur tersebut menggunakan paduan aplikasi Google Map. Peristiwa  terbaru adalah sebuah bus yang mengangkut rombongan terjebak pada malam hari di tengah hutan di perbatasan Kebumen-Banjarnegara, Sabtu 4 Januari 2020.

Meskipun sudah setengah perjalanan, pengendara terpaksa balik kanan. Sebab jika dipaksakan melalui jalur tersebut sangat membahayakan keselamatan.

Akses Buruk Tiga Dusun di Desa Giritirto Nyaris Terisolasi

Bertahun-tahun bupati silih berganti, tetapi jalan tembus Kebumen-Banjarnegara melalui Desa Giritirto masih saja dibiarkan merana. Jalur yang membelah perbukitan Lokidang itu lebih cocok menjadi jalur offroad ketimbang bertatus jalan kabupaten. Kendaraan dipastikan akan kandas jika melintas karena sebagian ruas jalan ambles cukup dalam.

Akibat kerusakan jalan yang sangat parah, terdapat tiga dusun di Desa Giritirto yakni Dusun Cempaka, Julek dan Pranji nyaris terisolasi. Mereka kesulitan mendapatkan akses pelayanan publik baik ekonomi, pendidikan, kesehatan. Bahkan warga kesulitan untuk mencapai pusat desa yang berjarak sekitar 6 kilometer.

Sebagian warga di tiga dusun itu merasa  tidak lagi dianggap eksistensinya. Mereka bahkan pernah menyatakan ingin pindah menjadi warga Banjarnegara. Maklum anak-anak di dukuh tersebut memang memilih sekolah di Banjarnegara ketimbang di Kebumen.

Jalan di sepanjang Desa Wonotirto-Giritirto hingga Jembatan Mangir kondisinya sudah mulus karena telah diaspal hotmix.  Tetapi setelah melintasi Jembatan Lokidang hingga Desa Banaran, Bajarnegara kondisinya terbalik 180 derajat.

Jalur Lokidang Dibangun, Desa Giritirto Jadi Gerbang Kebumen

Jalur tersebut tak lagi dibangun setelah rusak oleh truk pengangkut pasir Sungai Lukulo yang dibawa ke Banjarnegara.  Jika memang demikian, kebijakan itu perlu ditinjau ulang. Karena membiarkan jalan itu rusak, sama saja menghilangkan potensi.

Membangun jalan tembus tersebut akan meningkatkan perekonomian warga Kebumen. Pembangunan jalur tersebut selaras dengan pembangun Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Kebumen.

Jika jalur Lokidang dibangun, Desa Giritirto yang terkenal dengan Kopi Gemplong itu tidak lagi menjadi ‘desa terluar’ melainkan menjadi gerbang masuk ke Kebumen

Selain Jalur Lokidang,  jalan tembus Kebumen-Banjarnegara ruas Srisip-Sadang perlu dipercepat. Hanya saja dalam perjalannnya, proses pembangunan masih harus mengantongi ijin dari Perhutani. Bahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sendiri menilai pembangunan jalan tembus Banjarnegara-Kebumen ruas Srisip-Sadang masih butuh banyak usaha karena harus mengepras perbukitan.

Banyak harapan jika jalan tembus Kebumen-Banjarnegara dibangun. Tak sekadar perekonomian dua daerah yang akan meningkat. Kebumen dan Banjarnegara akan menjadi tetangga yang saling berhadapan. (Ondo Sp)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayar Rp 150 Juta Demi Jadi PNS, Warga Kebumen Terima SK Palsu

    Bayar Rp 150 Juta Demi Jadi PNS, Warga Kebumen Terima SK Palsu

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 22.979
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi profesi idaman bagi sebagian orang. Bahkan ada yang rela melakukan apapun termasuk membayar uang ratusan juta demi bisa memakai seragam pegawai negeri. Kondisi seperti ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan.  Meskipun sudah banyak  korban, praktik penipuan berkedok perekrutan CPNS terus […]

  • Kebumen TV Gantikan Ratih TV Setelah Mengudara Selama 20 Tahun

    Kebumen TV Gantikan Ratih TV Setelah Mengudara Selama 20 Tahun

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.883
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Setelah menemani masyarakat Kebumen dan sekitarnya dengan sajian informasi, berita, dan hiburan selama kurang lebih 20 tahun lamanya, Ratih TV Kebumen berganti nama menjadi Kebumen TV. Launching Kebumen TV oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih dilaksanakan usai upacara Hari Jadi ke-394 Kabupaten Kebumen yang berlangsung di lapangan objek […]

  • Sekecil Apapun Laporan, Wajib Ditindaklanjuti: Atensi Wakapolda untuk Layanan 110 di Kebumen

    Sekecil Apapun Laporan, Wajib Ditindaklanjuti: Atensi Wakapolda untuk Layanan 110 di Kebumen

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ada penekanan khusus yang disampaikan di Polres Kebumen, Senin 19 Mei 2025. Bukan sekadar kunjungan kerja biasa, kedatangan Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman membawa pesan mendalam tentang esensi pelayanan kepolisian. Didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Jateng, termasuk Dirbinmas Polda Jateng KBP Siti Rondhijah, Kabidpropam Polda Jateng KBP Saiful Anwar, serta […]

  • Kawasan Alun-alun Pancasila Dikenakan Parkir Mulai 6 Januari 2025

    Kawasan Alun-alun Pancasila Dikenakan Parkir Mulai 6 Januari 2025

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.611
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kawasan Alun-alun Pancasila Kebumen resmi diberlakukan tarif parkir mulai 6 Januari 2025. Adapun sebelum tanggal 6 Januari masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat. Kabid Keselamatan Transportasi dan Pengembangan Moda pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Budiono mengatakan, kebijakan itu dibuat karena kawasan Alun-alun Pancasila saat ini sudah selesai pembangunannya dan sudah […]

  • PPKM Darurat

    PPKM Darurat, Enam Titik Masuk Kota Kebumen Ditutup Mulai Pukul 18.00

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.843
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen telah resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dari kebijakan tersebut setidaknya ada enam titik jalan masuk arah ke kota ditutup total untuk sementara waktu. Adapun enam titik menuju jantung Kota Kebumen yang ditutup yaitu;  Simpang Tiga Tanuraksan, Simpang Tiga Kalijirek, Simpang Lima Kebulusan, Simpang Empat Kewayuhan, Simpang Empat […]

  • Bareng Difabel

    Ahmad Luthfi Nyoto Bareng Anak Difabel, Ajak Wujudkan Jawa Tengah Inklusi

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 252
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjukkan kedekatannya dengan kelompok disabilitas melalui cara sederhana. Ia makan soto bersama anak-anak difabel di Warung Soto Pak Wito Cabang Kariadi, Kota Semarang, Selasa 28 Oktober 2025. Pertemuan itu berlangsung hangat. Ahmad Luthfi tampak akrab berdialog dengan para difabel. Ia bahkan beberapa kali memeluk dan mengelus kepala […]

expand_less