Parkir Liar Selama Gelaran KIE Ditertibkan Petugas Gabungan

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Petugas gabungan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Kebumen, Satpol PP, dibantu pihak kepolisian dan pengelola parkir menertibkan kantong-kantong parkir tidak resmi yang beroperasi selama Kebumen International Expo (KIE).

Dengan adanya parkir tidak resmi tersebut, secara pendapatan jauh dari target yang diharapkan. Dengan perkiraan per harinya terjual 10.000 tiket parkir, namun hingga hari ke-empat pelaksanaan KIE belum tercapai.

Bacaan Lainnya

Penertiban yang dilakukan pada Selasa, 28 Juni 2022 itu dilakukan karena dianggap tak resmi serta membuat dan menyediakan karcis dan tarif sendiri di luar ketentuan yang ditelah diatur oleh pemerintah daerah dan pihak penyelenggara, dalam hal ini event organizer (EO).

“Penertiban ini dilakukan karena ditemukan beberapa titik kantong parkir liar saat KIE berlangsung. Mereka buat karcis dan tarif parkir sendiri 5000 rupiah untuk sepeda motor, padahal resminya untuk motor itu 3000,” ujar Mugiyo, Kepala Bidang Lalu Lintas Disperkimhub.

Menurut Mugiyo, pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan pihak pihak yang membuat parkir liar dan meminta untuk mematuhi aturan yang resmi dari pihak pengelola parkir KIE.

“Sedikitnya ada 3 titik kantong parkir liar, seperti di Perumahan Syahsada Pejagoan, Gedung Setda, dan di Depan Toko Pojok Kebumen. Mereka menjual tiket parkir melebihi aturan resmi,” tambah Mugiyo.

Sementara itu, Juniadi Prasetyo, Lurah Kebumen sekaligus Ketua Koordinator Parkir KIE mengakui, memang ada beberapa kelompok masyarakat yang menggunakan kesempatan selama KIE berlangsung dengan membuat kantong parkir di luar ketentuan. Menurutnya, itu merupakan parkir liar.

Kesepakatan bersama antara petugas gabungan, koordinator parkir, dan perwakilan pemilik lahan yang digunakan untuk parkir. (Foto: Hari)

Pihaknya saat ini juga sudah melakukan komunikasi dengan masyarakat yang mengelola parkir liar. Hasilnya, kata Juniadi, mereka sudah bersedia untuk mengikuti aturan dari pemerintah daerah dan penyelenggara, yakni dengan menerapkan karcis parkir yang sudah ditentukan.

“Dari hasil komunikasi tadi, sudah ada kesepakatan, mereka bersedia untuk mengikuti aturan dari kita, artinya mereka akan menggunakan karcis parkir yang sudah kita tentukan harganya,” ucapnya.

Menurut Juniadi, pihaknya juga sudah menyediakan lahan parkir yang tersentral untuk kendaraan roda dua dan roda empat, baik dari sisi arah barat Kebumen, dan juga sisi timur.

Untuk roda empat di Pasar Tumenggungan, stamplat colt, dan Stadion Candradimuka. Untuk sepeda motor disiapkan dibeberapa titik, yakni SMP N 5 ke timur sampai Pegadaian. Kemudian dari SMP N 1 ke timur sampai stamplat colt.

Sementara untuk parkir di sisi barat, disediakan di Kantor Kecamatan Pejagoan dan lapangan Pejagoan.
“Kalau mengalami lonjakan kami siapkan kantong parkir tambahan, yakni di SMP 5, SMP 3, SMP 1 dan SMP 7,” tandasnya.

Juniadi juga menghimbau kepada masyarakat atau pihak pihak lain agar tidak melakukan parkir liar. Kemudian bagi masyarakat yang hendak datang ke KIE, disarankan untuk parkir ditempat yang sudah disediakan.

Pos terkait