Keliling Pelosok Desa, Bupati Kebumen Bagikan Beras Bansos
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 22 Jul 2021
- visibility 1.933
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto membagikan bantuan beras. (Foto: Istimewa)
KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Trisno yang sedang duduk di pos ronda bersama beberapa temannya di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen kaget. Bagaimana tidak, tiba-tiba Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mendekatinya untuk bagikan beras sebanyak 10 kg.
Ya, Bupati membagikan bantuan beras itu secara langsung kepada masyarakat di pelosok desa. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Kebumen itu menyusuri jalan-jalan desa di Kecamatan Karangsambung dan mendatangi rumah-rumah warga untuk membagikan beras. Banyak warga kaget dengan kehadiran Bupati ke rumah warga di desa yang cukup jauh dari pusat kota tersebut.
“Saya nggak nyangka Bupati lewat sini. Tak kira rombongan dari mana, ternyata Pak Bupati lagi bagi-bagi beras. Alhamdulillah banget rejeki buat yang di rumah,” ujar Trisno seperti dalam pemberiataan Suaramerdeka.com , Rabu 21 Juli 2021.
1. Mau Cari Kayu di Hutan Terima Beras Bantuan
Salamun, seorang buruh buruh kayu duduk di pinggir hutan pinus Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung juga tak menyangka bakal dihampiri oleh Bupati dan memberikan bantuan beras Rp 10 kg.
“Alhamdulillah namanya rejeki Mas, kita berangkat dari rumah niatnya mau nyari kayu di hutan, malah dapat bantuan beras dari Bupati. Jadi rejeki dadakan, dari arah yang tak disangka-sangka,” tuturnya.
Bantuan beras juga diberikan kepada masyarakat di Desa Pujotirto dan Wadasmalang. Secara spontan Bupati menghampiri dan mengetuk rumah warga untuk menyerahkan bantuan beras secara langsung.
2. Sambangi Pesantren, Serahkan Bantuan Beras
Bahkan dia juga menyambangi ke Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin untuk menyerahkan bantuan. Pesantren yang berada di tengah bukit Wadasmalang itu terkenal menangani orang dengan gangguan jiwa. Ada ratusan orang dengan gangguan jiwa dirawat di pesantren yang diasuh oleh Kiai Muhammad Fahrudin tersebut.
“Pak Bupati sudah dua kali sini, terakhir setahun lalu kira-kira. Kedatangan beliau ke sini selalu mendadak, tiba-tiba ketuk-ketuk pintu rumah, datang ke sini. Jadi benar-benar nggak tahu kalau Pak Bupati mau datang,” tutur Kiai Fahrudin bersyukur mendapatkan bantuan beras untuk para santri.








Saat ini belum ada komentar